Pasca Rusuh Final Divisi Utama
Final Piala Indonesia Batal di Senayan?
Senin, 24 Okt 2005 13:05 WIB
Jakarta - Pasca kerusuhan final kompetisi Divisi Utama pada 25 September di Gelora Bung Karno Senayan membawa bekas mendalam. Rencana partai final Piala Indonesia yang juga akan digelar di Senayan menjadi gamang. Belajar dari pengalaman?Pertempuran puncak antara Persija Jakarta melawan Persipura di waktu lalu memang berbuah kerusuhan Kekalahan Persija membuat pendukung setia mereka 'The Jakmania' mengamuk dan merusak berbagai sarana Stadion Gelora Bung Karno Senayan.Insiden itu cukup membuat banyak pihak kalang kabut. Tak sedikit kerugian materil yang harus ditanggung PSSI, pengelola GBK Senayan maupun Persija sendiri. Alhasil, berhembus rumor bahwa final Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005 pada 19 November nanti tidak akan digelar di GBK, apabila tim Macan Kemayoran lolos ke babak tersebut. "Sempat terpikir untuk memindahkan tempat. Tapi, dari kami PSSI sudah belajar dari kasus final lalu. Kalau tidak ada perubahan, final Copa tetap di GBK," ujar Sekjen PSSI Nugraha Besoes.Meningkatkan dari sektor keamanan menjadi pilihan PSSI untuk mengantisipasi kerusuhan. Apalagi, pihak Federasi Sepakbola Asia sudah memberi peringatan agar insiden ini agar tidak terjadi lagi. Tak ayal, ancaman bakal dicabutnya status Indonesia selaku tuan rumah Piala Asia 2007 bisa saja terwujud. "Kami tekankan tentu sudah belajar dari pengalaman. Untuk itu, PSSI meminta petugas keamanan lebih menjalankan fungsinya entah Persija atau klub lain yang tampil di final," tandas Nugraha. (erk/)











































