sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 06 Sep 2019 11:12 WIB

Imbas Ricuh Timnas Indonesia Vs Malaysia, Menpora Imam Minta Maaf kepada Malaysia

Putra Rusdi K - detikSport
Menpora Imam nahrawi meminta maaf atas tindakan tak sportif kepada Malaysia. (Putra Rusdi/detikSport) Menpora Imam nahrawi meminta maaf atas tindakan tak sportif kepada Malaysia. (Putra Rusdi/detikSport)
Jakarta - Kerusuhan suporter saat Timnas Indonesia menjamu Malaysia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 membuat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi turun tangan. Dia menemui Menpora Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman dan meminta maaf.

Laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (5/9/2019) malam WIB, ditutup dengan kemenangan Malaysia 3-2. Indonesia yang sempat unggul 2-1 di babak pertama kalah.

Belum juga laga dimainkan, suporter tuan rumah justru bikin ulah. Oknum suporter melempari pendukung Harimau Malaya dengan benda keras.


Aksi itu berlanjut di tengah pertandingan dan memburuk setelah Indonesia dipastikan kalah. Suporter Malaysia bahkan kesulitan meninggalkan SUGBK, termasuk Menpora Saddiq.

Imam pun menemui Saddiq pada Jumat (6/9/2019) di hotel di kawasan Jakarta Pusat. Imam menyampaikan permohonan maaf kepada Saddiq atas sambutan tak sportif suporter Indonesia.

"Pagi ini, saya menyampaikan langsung permohonan maaf atas nama masyarakat dan pemerintah Indonesia kepada Pak Menteri Saddiq atas peristiwa yang tidak mengenakkan atas ulah oknum suporter semalam yang kita lihat bersama-sama," kata Imam dalam pidatonya.

"Tentu sepakbola akan terus menyatukan kita semua di muka bumi ini, Persahabatan begitu mendalam antara Indonesia dan Malaysia itu enggak boleh renggang karena sepakbola," ujar Imam.

Kemenpora juga mengirimkan surat permohonan maaf secara resmi kepada pemerintah Malaysia.

Saddiq merespons positif permintaan maaf dari pemerintah Indonesia. Malaysia menjamin keamanan suporter Indonesia dalam laga away Skuat Garuda ke markas Malaysia pada November 2019.

"Pertama, saya ucapkan terimakasih. Kami harus bersama untuk menyelesaikan masalah ini bersama juga. Saya berharap bila Indonesia akan lawan Malaysia pada bulan November, kalau tidak salah, di antara pemimpin PSSI dan FAM kami menolak budaya gengsterisme, kami akan pastikan sepakbola menyatupadukan kita semua, bukan memisahkan," dia menegaskan.



Simak Video "Koreografi Ciamik dan Yel-yel Suporter Indonesia Bergelora di GBK"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com