sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 11 Sep 2019 15:44 WIB

Jadwal Liga Berantakan: Klub dan Timnas Rugi, Suporter Apa Lagi

Randy Prasatya - detikSport
Halaman 1 dari 3
Indonesia hancur di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2019. (Foto: Agung Pambudhy) Indonesia hancur di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2019. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Di banyak negara, kompetisi domestik adalah kunci didapatnya timnas yang kompetitif. Itu tak terjadi di Liga 1. Jadwal berantakan, klub rugi, timnas tak bertaring.

Indonesia kalah dua kali secara beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni dibungkam Malaysia 2-3 dan dilibas Thailand 0-3. Peluang untuk lolos ke babak selanjutnya menipis. Indonesia di posisi juru kunci Grup G dengan nol poin.

Tak sedikit yang menyorot bobroknya performa timnas karena kompetisi liga tidak dijalankan dengan baik. Meski sudah dua dekade lebih berjalan, Liga Indonesia tak banyak mengalami kemajuan. Termasuk dalam hal yang paling mendasar, yakni jadwal padat dan kerap berubah-ubah dan terkesan disusun seenaknya karena tidak sejalan dengan kalender FIFA.


Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, bahkan sempat mengeluhkan jadwal Liga 1 setelah timnya kalah dari Malaysia. Dia menyampaikan para pemain di Indonesia bisa bermain sebanyak tiga kali dalam seminggu.

"Saya tidak ingin mencari alasan untuk kekalahan itu. Namun jadwal liga sangat padat, sampai bertanding tiga kali seminggu," ujar Simon usai Indonesia kalah dari Malaysia.

Situasi yang sama juga sempat diungkapkan striker Indonesia, Alberto Goncalves, dia mengaku bahwa pemain letih lantaran tak ada waktu istirahat yang cukup usai membela klub lalu lanjut ke tim nasional.




(ran/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com