sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 13 Sep 2019 21:15 WIB

Takluk dari PSS, Akhir Pahit Weliansyah Jadi Pelatih Kepala Semen Padang

Jeka Kampai - detikSport
Semen Padang takluk 0-1 dari PSS Sleman di lanjutan Liga 1. (Foto: Iggoy el Fitra/Antara Foto) Semen Padang takluk 0-1 dari PSS Sleman di lanjutan Liga 1. (Foto: Iggoy el Fitra/Antara Foto)
Padang - Semen Padang menelan kekalahan dari PSS Sleman di lanjutan Liga 1 2019. Hasil itu menjadi akhir pahit Weliansyah sebagai pelatih kepala Kabau Sirah.

Di Stadion H. Agus Salim, Jumat (13/9/2019), Semen Padang menelan kekalahan 0-1 dari Super Elang Jawa. Sidik Saimima yang menjadi penyebab kekalahan Semen Padang.

Kekalahan ini juga menjadi catatan negatif bagi Weliansyah yang akan segera menanggalkan posisi sebagaipPelatih kepala Kabau Sirah, karena manajemen Semen Padang FC sudah mendatangkan pelatih baru asal Portugal bernama Eduardo Almeida.

"Hasilnya sangat tidak menyenangkan. Tapi saya apresiasi pemain yang bisa menciptakan peluang, namun tidak menghasilkan gol. Inilah sepakbola," kata Weli usai pertandingan.

Ia menyatakan, kekalahan itu akan menjadi bahan evaluasi. "Sudah ada pelatih baru yang akan mengevaluasi kerja ini, termasuk soal pemain asing. Ada pelatih baru, dia lebih tahu. saya tidak bisa memutuskan. Nanti kita bicara dengan pelatih baru," kata Weli.




Ia berharap kehadiran pelatih baru nantinya bisa mengangkat prestasi tim. "Ayo support bersama-sama. Saya balik lagi ke manajemen. Saya karyawan dan ditempatkan dimana saja, semuanya dari Semen Padang. Apapun nanti, saya siap ditempatkan dimanapun," jelas dia.

Terkait kekalahan, ia mengakui sulitnya mengembangkan permainan karena ketiadaan stok pemain, apalagi striker. Satu-satunya stiker yang dimiliki tim, Karl Max masih belum bergabung karena sedang membela negaranya, Timnas Chad.

"Tidak ada pemain lagi. stoknya cuma itu yang bisa kita mainkan, sehingga sulit mengembangkan permainan. Kita butuh pemain. Irsyad bukan striker, Boaz bukan winger tapi kita paksakan.
Ini ke depannya yang akan kita bahas," kata Weli.

"Sulit mencari pemain lokal. Sangat sulit sekali. semuanya kita lakukan. Mutunya, apalagi untuk striker. Sulit sekali untuk saat ini," katanya lagi.

Bek Semen Padang, Muhammad Rifqi juga menganggap persoalan striker menjadi hal krusial di tim kebanggaan urang awak itu.

"Tanpa dukungan striker, sulit mengembangkan permainan. Jadi walaupun ada pelatih baru, tetap saja akan kesulitan," jelas Rifqi.









Simak Video "Kampanye Aksi Damai, Persib-Semen Padang Bagikan Bunga ke Suporter"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com