sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 22 Sep 2019 21:47 WIB

FIFA Sudah Inspeksi Calon Stadion Piala Dunia U-20, PSSI Tunggu Ketuk Palu

Mercy Raya - detikSport
Indonesia menunggu ketuk palu FIFA pada 23 Oktober terkait tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 (Hannah Peters/Getty Images) Indonesia menunggu ketuk palu FIFA pada 23 Oktober terkait tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 (Hannah Peters/Getty Images)
Jakarta - Kesiapan Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 sudah rampung. Indonesia saat ini tinggal menunggu ketuk palu FIFA.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mengajukan diri menjadi Piala Dunia U-20 2021. Pesaingnya adalah Brasil dan Peru.

Sebagai tanda keseriusan pengajuan tersebut, PSSI telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Seluruh dokumen persyaratan pengajuan calon tuan rumah telah diserahkan ke FIFA beberapa waktu lalu.

Bahkan FIFA juga telah melakukan inspeksi secara acak kepada Indonesia. Pertama ke Bogor, Stadion Pakansari, lalu Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Madya. Keesokan harinya mereka bertolak ke Solo untuk melihat Stadion Manahan, lalu Stadion Mandala. Pada hari terakhir, mereka ke Yogyakarta untuk menginpeksi Stadion Mandala Krida dan Stadion Kapten I Wayan Dipta.

"Ini merupakan hal bersejarah buat kita karena setelah berhasil melakukan submit sebanyak 205 dokumen, tak hanya internal tapi dokumen berkaitan dengan stakeholder. FIFA juga sudah merilis, kemudian Indonesia sudah disahkan sebagai kandidat. Alhamdullilah sudah dilalui dan tinggal menunggu keputusan FIFA," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, dalam jumpa persnya, Minggu (22/9/2019).






"Kepentingan untuk datang inpeksi hanya untuk memastikan secara acak, dia ingin memastikan lebih lanjut yang di atas kertas dengan yang disubmit itu samplingnya seperti apa," dia menambahkan.

Dengan demikian, maka Indonesia saat ini tinggal menunggu keputusan dari FIFA dalam council meeting di Shanghai, 23 Oktober mendatang. Tisha optimistis Indonesia bisa memenangkan bidding tersebut

"Jadi langsung penunjukkan saja, tidak ada tahapan lagi, langsung penunjukkan dan persiapan."

"Saya pasti optimistis dong. Kita secara obyektif saja, kita tunjukkan kita bisa, kita tunjukan yang kita punya. Ini yang harus ada di mental kita semua, kita harus optimistis dan meyakinkan diri bahwa kita bisa mensejajarkan diri dengan negara-negara lain. Indonesia itu hangat, respek, dan disiplin," demikan dia.




Simak Video "Duh! Indonesia Didenda Rp 643 Juta Akibat Rusuh Lawan Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com