sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 18 Okt 2019 18:59 WIB

Teja Paku Alam Kiper Semen Padang FC Itu Dulu Karateka Lo

Randy Prasatya - detikSport
Teja Paku Alam saat diperkenalkan sebagai pemain Semen Padang. (Foto: Jeka Kampai/detikSport)
Bekasi - Kiper Semen Padang, Teja Paku Alam, seorang karateka dulu. Cuma ikut-ikutan mendaftar PPLP Sumatera Barat, kini dia berprofesi sebagai kiper.

Teja, 25 tahun, tekun berlatih karate sejak masa sekolah dasar. Dia menyandang sabuk cokelat.

Darah karateka mengalir dari sang bapak, Yusman ZK, yang berkarier sebagai polisi. Bahkan, sang kakak sekarang bekerja sambil mengajar karate.


Teja Paku Alam dalam wawancara di Hotel Ibis, Jatibening, Bekasi.Teja Paku Alam dalam wawancara di Hotel Ibis, Jatibening, Bekasi. (Foto: Agung Pambudhy)


"Saya dulu karate. Semua keluarga itu karate dan saya sudah sampai sabuk cokelat. Kakak juga ngajar karate. Tidak tahu juga kenapa. Mungkin karena saya dulu main bola di umur sembilan tahun terus berhenti pas SMP karena fokus sekolah dan karate," kata Teja dalam wawancara bersama detikSport di Hotel Ibis, Jatibening, Bekasi.

Teja mulai menekuni sepakbola saat masuk PPLP Sumbar. Itu pun karena diajak dua temannya. Tapi, justru dua temannya itu tak lolos seleksi, sedangkan Teja bisa menjadi bagian PPLP.

"Ada teman yang ajak seleksi PPLP 4 Sumbar. Saya diajak, kami bertiga dari kampung, itu tahun 2009. Saya itu tidak tahu apa itu PPLP, jadi cuma ikut-ikutan saja," Teja melanjutkan.

"Soalnya katanya di sana disekolahin, dikasih gaji, dan lainnya. Ya, saya tertarik. Nah, temen saya yang dua itu malah tidak lolos, yang lolos saya sendiri. Padahal saya awalnya cuma ikut-ikutan saja," ujar dia.



Simak Video "Teja Paku Alam Blak-blakan Alasan Pulang ke Semen Padang"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com