sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 20 Okt 2019 20:00 WIB

Dikalahkan Madura United, Pelatih Semen Padang Keluhkan Jadwal Padat

Jeka Kampai - detikSport
Pesepakbola Semen Padang FC, Vanderlei Francisco (kiri) menggiring bola dibayangi pemain Madura United, Kadek Raditya (kanan). (Iggoy el Fitra/Antara) Pesepakbola Semen Padang FC, Vanderlei Francisco (kiri) menggiring bola dibayangi pemain Madura United, Kadek Raditya (kanan). (Iggoy el Fitra/Antara)
Padang - Rekor tak terkalahkan Semen Padang FC dalam lima laga terakhir di Liga 2019 dihentikan Madura United. Pelatih Kepala Semen Padang, Eduardo Almeida, menyebut organisasi tim tak berjalan sesuai rencana karena pemain kelelahan.

Tim Kabau Sirah dipaksa menyerah 1-2 oleh Sapeh Kerap di kandang sendiri, Stadion Agus Salim Padang, Sabtu (20/10/2019). Semen Padnag cuma dapat membuat satu gol melalui Karl Max Barthelemy. Sementara itu, Madura United menceploskan dua gol melalui Alexandra Rakic dan Diego Assis.

Eduardo mengakui kelengahan timnya dalam mengantisipasi serangan. Ia menyebut laga tersebut sebagai pertandingan yang berat karena stamina para pemainnya tak ideal.


"Seharusnya, kami bisa menang, namun organisasi kita sedikit hilang. Di luar itu, jadwal main terlalu dekat. Kita main Rabu lalu (di kandang Persija), sekarang kami harus main juga. Cuma ada waktu tiga hari, sehingga menguras tenaga pemain," kata Almeida usai pertandingan.

"Kita punya banyak peluang, tapi sedikit bermasalah dengan finishing, dan lengah pada pertahanan hingga tidak bisa memenangkan pertandingan hari ini," kata dia.

Kekalahan membuat posisi Semen Padang melorot kembali mendekati zona merah. Kabau Sirah kini terancam digusur Persija yang tepat satu strip di bawah Semen Padang.



Simak Video "Dejan Antonic Resmi Nakhodai Madura United"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com