sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 01 Nov 2019 10:49 WIB

Melihat Lagi Gol Pamungkas Alfin Lestaluhu di Timnas U-16

Adhi Prasetya - detikSport
Alfin Lestaluhu sewaktu membela Timnas U-16. Foto: Instagram @bimasakti230176
Jakarta - Sepakbola Indonesia berduka atas meninggalnya bek Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu. Dalam karier singkatnya, dia pernah mencetak gol spektakuler untuk Garuda Muda.

Alfin menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Kamis (31/10) malam WIB pukul 22.11 WIB, usai mengalami koma selama sekitar sebulan. Menurut keterangan dokter yang dikutip situs resmi PSSI, wafatnya Alfin dikarenakan penyakit encephalitis (infeksi otak).

Alfin memang bercita-cita menjadi pesepakbola profesional sejak kecil. Ketekunannya berlatih mengantarkan Alvin diterima di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan. Dari situ, perjalanan Alfin menjadi pesepakbola kian terbuka lebar.

Talentanya yang mumpuni membuat pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, memanggilnya. Alfin pun ikut dalam ajang Piala AFF U-16 2019 pada Juli lalu dengan bermain sebagai bek kanan. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia meraih peringkat ketiga.


Usai tampil di Piala AFF, Timnas U-16 bertanding dalam Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 pada bulan September di Jakarta. Alfin pun kembali dipertahankan oleh Bima dalam skuat.

Ia bersama rekan-rekannya sukses membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-16 yang akan berlangsung tahun depan di Bahrain. Garuda Muda lolos dengan status runner-up terbaik dan menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara.

Dalam kualifikasi ini, Alfin ikut menyumbang satu gol, yakni saat mengalahkan Filipina 4-0 di di pertandingan pertama Indonesia. Gol Alfin itu merupakan gol ketiga Indonesia.

Alfin mencetak gol itu meneruskan situasi kemelut di muka gawang Filipina. Tendangan dari sudut sempit di sisi kiri pertahanan Filipina, menghujam deras ke pojok kanan atas gawang.


Namun setibanya di Ambon, Alfin mulai mengeluhkan sakit kepala. Meski sudah berobat ke puskesmas, namun ia tak kunjung sembuh. Sehari setelah Alfin berobat, terjadilah gempa Ambon pada 26 September, membuat Alfin dan keluarganya harus mengungsi.

Selama di pengungsian, sakit Alfin kian parah. Ia sulit makan dan mengalami muntah-muntah, sehingga harus dirawat di sebuah rumah sakit di Ambon sebelum akhirnya dirujuk ke Jakarta. Sebulan berjuang melawan penyakitnya, Alfin akhirnya menyerah dan tutup usia di usia 15 tahun.



Selamat jalan, Alfin.

Simak Video "Duka Sepakbola Indonesia, Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com