Bernhard Limbong Mundur dari Persaingan Ketum di KLB PSSI

Mercy Raya - Sepakbola
Sabtu, 02 Nov 2019 10:30 WIB
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Satu calon ketua umum, Bernhard Limbong, memutuskan mundur di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Keputusan diambil karena dia sibuk.

KLB PSSI berlangsung di Shangri-La Hotel, Jakarta, 2 November. KLB digelar untuk memilih kepengurusan PSSI baru periode 2019-2023.

Ada 11 calon ketua umum yang terdaftar, diikuti dengan 15 calon wakil ketua umum, dan 71 calon komite eksekutif.

Namun, menjelang Kongres berlangsung pada pukul 09.30 WIB, salah satu calon wakil mengundurkan diri.


"Kongres hari ini menurut saya bagus, hanya kalau saya pribadi karena kesibukan saya, saya katakan mundur dari pencalonan ketua PSSI," kata Bernhard kepada pewarta.

"Saya melihat tekad masyarakat, kita harus full time kan, ini enggak boleh main-main, jadi nanti siapapun yang terpilih harus konsekuen, harus full time, jangan ada alasan ini dan itu, makanya sebenarnya seperti katakanlah Bapak Tito Karnavian mundur dari dinas kepolisian," ujarnya.

"Jadi ini pun siapapun yang terpilih mestinya mundur dari segala jabatan struktural, konsekuen, saya juga sama, saya menyadari saya tidak akan mungkin, saya punya karyawan ribuan, kalau saya terganggu hanya karena PSSI saya tidak mau, silakan orang lain yang maju asal sesuai dengan prosedur yang berlaku," dia mengharapakan.

Bernhard juga menilai menjadi ketua umum PSSI sejatinya tak ada yang sulit. Sebab ada panduan tertulis dalam payung hukum seperti Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2019.

"Jelas di sana apa peran menteri PMK, peran Menpora, apa peranan BUMN, apa peran Kapolri, apa peran pemda-pemda, ada roadmap-nya, tapi dalam kondisi situasi khususnya sekarang ini, saya kebanyakan di luar negeri dan di luar kota, bisnis saya kan setelah saya pensiun dari TNI saya tentu tidak mau jadi hansip, tidak mau jadi satpam, tentu saya harus menciptakan lapangan kerja," dia menjelaskan.

"Seperti halnya PSSI, seperti saya tidak setuju naturalisasi, orang 270 juta kok naturalisasi, kita jangan latah, untuk apa juara tapi menggunakan orang (asing), iya, enggak? Nanti lama-lama presiden naturalisasi juga," ujarnya.



Simak Video "Begini Saat Iwan Bule Cuekin Vijaya di Kongres PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)