sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 03 Nov 2019 18:25 WIB

Seorang Gubernur pun Lepas Kendali Saat Kalteng Putra Vs Persib

Lucas Aditya - detikSport
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di stadion usai pertandingan (Foto: Asep/Diskominfo)
Jakarta - Kericuhan terjadi saat Persib Bandung memetik kemenangan atas Kalteng Putra di lanjutan Liga 1 2019. Seorang Gubernur bahkan juga lepas kendali di laga itu.

Aksi Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, melempar botol dari tribune Stadion Tuah Pahoe, Jumat (1/11/2019), menjadi viral. Dia ribut dengan Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, karena tidak terima ditegur.

Momen keributan itu terjadi pada menit ke-29 Kalteng Putra vs Persib. Kartu merah pada penyerang Laskar Isen Mulang, Patrich Wanggai, membuat wasit dinilai berat sebelah.



"Saya kepengin melihat permainan yang cantik oleh kedua tim antara Kalteng Putra vs Persib. Saya kurang tahu menit keberapa. Tapi sejak awal wasit yang memimpin pertandingan tidak fair," kata Sugianto saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/11).

"Kalau Persib yang melakukan pelanggaran, diingatkan saja. Tapi, ketika Kalteng Putra melakukan pelanggaran, langsung diberi kartu kuning, dan ini terjadi beberapa kali kali sampai pada akhirnya pemain Kalteng Putra diberi kartu merah. Kan persib yang melakukan kesalahan, kenapa kartu merah diberikan sepihak dan Kalteng Putra beberapa kali permainan dirugikan oleh wasit. Kalau nggak salah empat kali," jelasnya.

Tapi, peringai Wanggai yang menendang perut pemain Persib, Ahmad Jufriyanto, memang perilaku yang bar-bar. Saat terjatuh pada sebuah situasi perebutan bola, Wanggai melakukan gerakan tidak perlu dengan menjejakan kaki ke arah perut Jupa. Wanggai pantas di kartu merah.

AKPB Timbul sudah dikonfirmasi mengenai keributan di Stadion Tuah Pahoe pada Jumat malam.

"Mungkin pas Gubernur emosional sama wasit tiba-tiba dia ngelempar botol ke lapangan. Begitu dia lempar botol ke lapangan, akhirnya para penonton ngelemparin botol. Ngelihat situasi itu, Gubernur masih melempar, saya tegur untuk tidak lakukan pelemparan," kata dia saat dihubungi detikcom.

AKBP Timbul mengaku sudah menjelaskan alasannya menegur Sugianto. Timbul tak ingin aksi pelemparan botol Sugianto tersebut diikuti oleh para suporter.




"Cuma mau bilang, kenapa negur dia, gitu.... Saya bilang, 'Oh, Bapak melakukan tindakan, Bapak melempar ini, akhirnya seluruh penonton, hampir beberapa penonton ikut ngelemparin.' Jadi akhirnya hampir ramai," ujar dia.

Mengenai aksi pelemparan Sugianto Sabran, Ketua umum PSSI terpilih, Mochamad Iriawan, juga sudah mengetahui.

"Soal pelemparan nanti biar Komdis saja," kata Iwan Bule selepas Kongres PSSI.


(cas/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com