sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 05 Nov 2019 10:44 WIB

Tanpa Suporter Sampai Akhir Musim, Persebaya Dilarang Menurun

Suparno - detikSport
Pelatih Perseaya Surabaya, Aji Santoso, mewanti-wanti anak asuhnya jangan sampai menurun bermain tanpa Bonek. (Foto: Suparno/detikcom) Pelatih Perseaya Surabaya, Aji Santoso, mewanti-wanti anak asuhnya jangan sampai menurun bermain tanpa Bonek. (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo - Persebaya Surabaya dihukum bertanding tanpa penonton hingga akhir musim Liga 1 2019. Performa Bajul Ijo dilarang menurun di sisa musim ini.

Kerusuhan saat Persebaya menjamu PSS Sleman menjadi sebabnya. Bonek kecewa dengan kekalahan 2-3 Persebaya dari Laskar Sembada, sampai masuk ke lapangan dan membakar beberapa fasilitas stadion.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, mengharapkan bahwa sanksi berat ini bisa menjadi pelajaran untuk para suporter. Apalagi, Persebaya juga didenda sebesar Rp 200 juta.

"Kalau melihat keputusan dari Komdis, hukman sampai akhir musim tidak ada penonton tentunya sangat disayangkan. Keputusan ini bagi saya agak berat artinya sembilan pertandingan terakhir kami tanpa penonton tetapi kami akan terus maksimal," kata Aji usai latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (5/11/2019).

"Kalau memang keputusan seperti itu kalau mau banding itu terserah manajemen, yang jelas cukup disayangkan tetapi tentunya PSSI sendiri mengambil keputusan itu sudah melalui pertimbangan. Mudah-mudahan aja ini bisa menjadi pelajaran bagi Persebaya ke depan, serta pelajaran untuk suporter," Aji menambahkan.




Persebaya sedang dalam performa buruk. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka menelan empat kekalahan dan dua kali menuai hasil imbang.

Di klasemen Liga 1, Persebaya tertahan di posisi ke-11. Mereka mengumpulkan sebanyak 31 angka hasil dari 25 kali bermain. Aji jelas mempunyai misi untuk membawa Persebaya bangkit.

"Saya selalu sampaikan kepada pemain, sudah menjadi keputusan kita main tidak ada suporter. Tapi tidak boleh karena ini, performa pemain menurun. Jadi saya ingin menjaga fighting spirit pemain harus tetap stabil," Aji menerangkan.

"Kami tahu sekarang dalam posisi 11, tapi kami akan berusaha maksimal. Saya harap anak-anak tetap konsisten dengan kehadiran saya. Serta selalu saya tekankan ini lembaran baru, ini motivasi baru, jadi apapun keputusan dari federasi akan kita hormati," kata Aji.



Simak Video " Bonek Hijrah, Pendukung Persebaya Hapus Tato"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com