sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 07 Nov 2019 21:19 WIB

5 Fakta Simon McMenemy yang Dipecat dari Pelatih Timnas

Lusiana Mustinda - detikSport
Simon McMenemy dihentikan dari Timnas Indonesia. (Agung Pambudhy/detikSport) Simon McMenemy dihentikan dari Timnas Indonesia. (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Simon McMenemy diputus kontraknya lebih cepat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Apa saja fakta tentang Simon McMenemy?

Simon Alexander McMenemy dipecat lantaran beberapa kali ia gagal membawa timnas memenangi pertandingan. Di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2020 Grup G Zona Asia, Timnas Indonesia tidak pernah menang dalam empat pertandingan melawan Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab dan Vietnam.


Pemilik akun Instagram @simonmcmenemy ini juga memiliki beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu. Mulai dari asalnya hingga deretan kontroversi yang pernah ia lakukan:

1. Asal Skotlandia

Simon Alexander McMenemy lahir di Haywards Heath, Skotlandia pada 6 Desember 1977. McMenemy merupakan lulusan sarjana Ilmu Olahraga (Sport Studies) De Montford University, Inggris.

2. Karier Simon McMenemy

Setelah lulus kuliah, Simon melatih klub Haywards Heath FC. Ini merupakan sebuah klub yang mengikuti liga lokal di wilayah Sussex, Inggris dengan nama Sussex Country Football League.

Simon McMenemy juga pernah menjadi asisten pelatih dari tim non-Liga Inggris, Worthing F.C. Saat usia 33 tahun, Simon McMenemy coba-coba untuk melamar sebagai pelatih Timnas Filipina melalui bekas pemainnya di Burgess Hill Town, klub kasta kedelapan di Liga Inggris, kakak beradik Simon dan Paul Greatwich, yang memiliki darah Filipina. Simon diterima.

Bersama Filipina, Simon membuat dongeng manis di Piala AFF 2010. Tampil sebagai underdog, The Azkal melaju sampai ke semifinal.

Kendati bisa membuat kejutan untuk Timnas Filipina, Simon dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Michael Weiss beberapa pekan setelah Piala AFF 2010. Kenyataan pahit harus ditelan Simon, dia mengetahui kabar itu dari internet.

Ia kemudian bertualang di Vietnam. Simon meneken kontrak dengan Dong Pada 8 Maret 2011, Simon teken kontrak berdurasi dua tahun di Dong Tam Long An dan Dong Tam, namun setahun kemudian diperkenalkan sebagai pelatih Mitra Kukar. Dari Mitra Kukar, Simon melompat ke Pelita Jaya.

Selain itu, ini beberapa kiprah Simon McMenery di Indonesia:

2013: Pelita Bandung Raya (Indonesia)
2014: New Radiant (Maladewa)
2014 - 2016: Loyola Meralco Sparks (Filipina)
2016 - 2018: Bhayangkara FC (Indonesia)
2018: Timnas Indonesia

3. Lisensi Kepelatihannya Sempat Dipertanyakan

Menggantikan Bima Sakti, lisensi kepelatihan Simon McMenery sempat dipertanyakan oleh eks pelatih Persipura Jayapura, Peter Butler. Butler menyebut McMenery tak memiliki lisensi UEFA Pro yang menjadi lisensi tertinggi di profesi kepelatihan.

Gatot Widakdo, kepala direktur humas dan promosi digital PSSI, membenarkan bahwa aturan AFC dan AFF tidak ada yang mengharuskan pelatih Timnas memiliki lisensi AFC Pro. Kala itu, McMenemy memegang lisensi A AFC yang didapatnya pada tahun 2010. Lisensi tersebut diketahui lebih rendah dari dua asistennya di Timnas Indonesia yaitu Yeyen Tumena dan Joko Susilo yang sudah berlisensi AFC Pro.

4. Pernah Bikin Sensasi dengan Artis Hot Indonesia

Sosok Simon McMenery dikenal oleh pecinta sepakbola tanah air sejak tahun 2010. Namanya pernah bikin geger saat kepergok nongkrong bareng salah satu artis Indonesia Rahma Azhari disebuah kelab malam. Namun Rahma menyebut, ia dan Simon hanya berteman saja.

5. Dipecat dari Timnas

Kerja sama PSSI dan Simon dihentikan lebih cepat ketimbang kontrak awal, setelah Piala AFF 2020. Simon akan menutup kebersamaan dengan Timnas pada laga dengan Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan itu berlangsung pada 19 November 2019 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Keputusan PSSI untuk mengakhiri kerja sama dengan Simon McMenemy tak lepas dari hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari empat laga yang dilalui, semua berakhir dengan kekalahan.



Simak Video "Kocak! Momen Bakayoko Lupa Nomor Punggung Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com