Dipastikan, Arif Afandi Pimpin Persebaya
Sabtu, 19 Nov 2005 01:28 WIB
Surabaya - Setelah Bambang DH dihukum 10 tahun tidak boleh terlibat dalam dunia persepakbolaan di tanah air, hari ini, Jumat (19/11/2005), Persebaya akan melakukan pemilihan ketua umum yang dikemas Musyawarah Anggota Luar Biasa (Musanglub).Musanglub tersebut di ikuti 30 klub sepak bola yang di bawah anggota Persebaya di Surabaya. Meski belum digelar, namun sudah dapat dipastikan Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi bakal memimpin klub kebanggaan "arek Suroboyo" itu.Bertempat di Restoran Nur Pasifik di Jalan Adityawarman Surabaya, 29 klub anggota Persebaya bertemu khusus dengan Arif Afandi yang dimediatori H. Susanto, ketua harian Persebaya. Hanya satu klub yang tidak hadir yaitu Klub Mahasiswa di bawah komando Edy Yuwono.Dalam pertemuan ini 29 klub secara resmi meminang Arif Afandi untuk bersedia memimpin Persebaya hingga lima tahun mendatang setelah Bambang DH dihukum PSSIkarena keputusannya yang menarik diri dari putaran Delapan Besar Kompetisi Liga Indonesia XI lalu."Kami sangat berharap Pak Arif bersedia memimpin Persebaya demi Surabaya di masa mendatang. Kami dari 29 klub akan mendukung penuh kepemimpinan bapak," pinta Amang Mulia, dari Klub Fatahillah yang ditunjuk sebagai jubir koalisi 29 klub tersebut.Arif yang dipinang ala pengantin ini hanya mesam-mesem (senyum-senyum-- Red) mendengar permintaan 29 klub yang mengaku telah solid ini. "Terus terang saya ndredeg (gemetar) karena selama ini saya itu hanya sebagai penggemar sepak bola, ternyata tahu-tahu dipinang untuk mimpin Persebaya," katanya dengan tersenyum.Ia mengaku sebelumnya tidak sempat terpikir untuk duduk sebagai Ketua Umum Persebaya dengan alasan ingin kosentrasi memimpin Surabaya. "Dengan berbagai pertimbangan termasuk dari Pak Walikota maupun yang lain, saya memutuskan akan menjalankan amanah itu kalau memang dikehendaki. Tetapi untuk kemajuan klub ini tidak tergantung di satu orang melainkan semuanya harus ikut terlibat," ucapnya.Dengan kesediaan Arif Afandi dicalonkan sebagai orang nomor satu di Persebaya, bisa diartikan Musanglub yang digelar pagi nanti di gedung PDAM hanya 'panas' pada penentuan ketua harian dan sekretaris. Sebab, dari 30 hak suara mayoritas telah mendukung mantan pemimpin redaksi harian terkemuka di Jawa Timur itu. (ian/)










































