sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 11 Des 2019 21:29 WIB

Kekalahan dari Persela Lamongan Jadi Pembelajaran untuk PSS Sleman

Eko Sudjarwo - detikSport
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, menyebut kekalahan dari Persela Lamongan sebagai pembelajaran. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport)
Lamongan - PSS Sleman pulang dari kandang Persela Lamongan dengan tangan hampa. Laskar Sembada mengaku mendapat pembelajaran dari Stadion Surajaya.

Dalam pertandingan Liga 1, Rabu (11/12/2019), PSS menelan kekalahan 0-1 dari Persela. Gol Laskar Joko Tingkir yang dicetak Sugeng Efendi pada menit ke-56 menjadi penyebab kekalahan Super Elang Jawa.

PSS melakukan uji coba skema permainan baru di laga dengan Persela. Pelatih Seto Nurdiantoro memasang formasi 3-4-3 menggantikan skema 4-3-3.


"Tapi karena kami baru belajar dua hari ini, jadi mungkin belum maksimal, belum sempurna, tapi secara umum saya pikir pemain sudah memahami. Keinginan saya sebenarnya compact defense-nya oke dan saat menyerang sebenarnya lebih banyak variasi," kata Seto usai laga.

"Banyak pembelajaran untuk kami dari pertandingan hari ini, mudah-mudahan ke depan kami bisa memperbaiki. Saya pikir kalau itu (kesalahan) bisa diminimalisir dan mobilitas saling support, saya pikir akan lebih merepotkan (lawan) lagi," ujarnya.

Dengan hasil ini, PSS masih tertahan di posisi keenam klasemen Liga 1. Mereka mengumpulkan 44 poin.





Simak Video "PSS Sleman Latihan di Jakarta Seraya Cari Suasana Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com