Munaslub Akan Dibahas

Raparnas PSSI

Munaslub Akan Dibahas

- Sepakbola
Selasa, 29 Nov 2005 03:33 WIB
Munaslub Akan Dibahas
Jakarta - Ada agenda tambahan yang akan dibahas dalam Raparnas PSSI. Selain evaluasi kerja selama setahun, desakan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) juga dimasukkan dalam agenda rapat Komisi I.Bergulir juga bahasan mengenai Munaslub di Raparnas PSSI yang digelar di Hotel Mercure Yogyakarta pada 28-29 November ini. Pengurus harian PSSI tampaknya tak bisa membendung adanya keinginan para anggota untuk membahas Munaslub. Padahal seperti diketahui, selama ini pihak pengurus menekankan bahwa raparnas murni mengevaluasi hasil kerja tahunan. Kendati demikian, bukan perkara mudah untuk mengorek bagaimana proses pembahasan Munaslub itu. Pasalnya, sejumlah Pengda PSSI (peserta Raparnas) belum berani buka suara secara terang-terangan soal itu kepada pers. Alasan mereka, hal ini belum menjadi kesepakatan semua pengda, terutama soal waktu untuk Munaslub."Kita belum sepakat soal waktu. Ada yang ingin memasukkan dua bulan harus segera munaslub, ada juga yang ingin tiga sampai enam bulan. Nanti kalau semua sudah sepakat, kita akan bicara kepada pers. Kesepatakan ini mutlak agar dalam rapat komisi tidak ada yang menentang lagi," kata salah satu peserta raparnas, yang identitasnya minta dirahasiakan.Tadi malam, utusan-utusan pengda akan melakukan pertemuan khusus di luar koridor Raparnas. Namun, soal pemilihan tempat masih dirahasiakan. Bisa jadi di luar hotel tempat Raparnas atau di salah satu kamar peserta Raparnas sendiri.Sumber itu mengatakan sejumlah pengda sudah memiliki surat tuntutan Munaslub dari anggota perserikatan di wilayahnya. Tapi, mereka belum memastikan akan diserahkan kepada pengurus PSSI pada saat berlangsung Raparnas. Mayoritas mereka menunggu situasi yang berkembang di Raparnas nanti. Ketua Pengda PSSI Bangka Belitung, H. Emron Pangkapi, mengatakan tuntutan Munaslub harus memperharikan waktu pelaksanaan."Jangan sampai, Munaslub ini mengganggu kompetisi Liga Indonesia 2006 yang akan bergulir Januari. Idealnya, pelaksanaan usai kompetisi, sehingga pengurus PSSI juga memiliki persiapan yang matang. Kalau sampai mengganggu kompetisi, nggak bener juga," ujarnya.Sekretaris Pengda PSSI Jabar, Mursyid, mengatakan dari Jabar sudah ada 21 surat dari anggota Perserikatan di Jabar yang menuntut Munaslub. Total jumlah anggota PSSI di Jabar ada 29. "Mereka yang belum menyerahkan surat, secara lisan sudah menyatakan mendukung pelaksanaan Munaslub," ujarnya.Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, mengatakan sudah mengetahui adanya rencana dari pengda untuk menyuarakan Munaslub. Menurutnya, tuntutan itu baru bisa terkabulkan jika sudah memenuhi persyaratan suara dari 2/3 anggota dan 2/3 pengda. Kalau kurang dari itu, tidak bisa digelar. "Pak Nurdin Halid (Ketua Umum PSSI) sudah menegaskan masih siap menjadi ketua umum," ujarnya.Nugraha menceritakan pengurus harian PSSI sudah bertemu dengan Nurdin. Dalam pertemuan itu, pengurus menyampaikan aspirasi dari klub dan gencarnya pemberitaan di media massa soal Munaslub.Namun, Nurdin merasa masih sanggup memimpin PSSI, sehingga tidak ada alasan bagi pengurus untuk menentangnya."Kenyataan sekarang, setelah ada penunjukkan pejabat ketua umum, program PSSI tetap berjalan normal. Lain cerita kalau Pak Nurdin bilang mundur, munaslub harus digelar," tandas Nugraha. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads