Komentar Persib Bandung Usai Kalah dari PSCS di Laga Uji Coba

ADVERTISEMENT

Komentar Persib Bandung Usai Kalah dari PSCS di Laga Uji Coba

Yudha Maulana - Sepakbola
Jumat, 21 Feb 2020 12:59 WIB
Persib Bandung
Sebuah sesi latihan Persib Bandung dalam persiapan menghadapi Liga 1 2020. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Persib Bandung tunduk 1-3 di laga uji coba lawan PSCS Cilacap, jelang bergulirnya Liga 1 2020. Kubu Persib menilai hasil itu disebabkan oleh beberapa faktor.

Kekalahan itu diderita Persib saat menyambangi PSCS Cilacap di Stadion Wijaya Kusumah, Cilacap, Kamis (20/2) kemarin. Sempat unggul duluan, Persib yang membawa tujuh pemain utamanya dalam laga uji coba ini akhirnya malah kalah.

Gian Zola membawa Persib unggul duluan di menit ke-19. Tapi tim tuan rumahlantas membalas lewat gol-gol dari Imam Witoyo (29'), Ilham Yusril (47'), dan M. Taufan (57').

Asisten Pelatih Persib Budiman, yang memimpin skuat, menilai anak-anak latihnya bermain kurang greget. Menurutnya, kondisi para pemain kurang fit sepulang tur pramusim ke Solo dan Sleman.

"Apalagi pemain senior yang ikut ke sini tujuh pemain. Tambahannya kita bawa dari pemain Diklat Persib. Tadi hasilnya kurang bagus, beberapa pemain kurang fit. Saya sangat memakluminya," kata Budiman.

"Ini juga jadi evaluasi bagi kami tim pelatih. Karena kalau pertandingan terlalu dipaksakan anak anaknya kurang mood, kelihatan sekali. PSCS sangat bagus, dari individu maupun teamwork, finishing bagus," tambah pelatih asal Lembang itu.

Sementara itu Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan bahwa pada dasarnya kemenangan bukanlah segalanya di dalam sebuah pertandingan uji coba pramusim.

"Di masa pramusim, hasil di uji coba bukan yang dicari. Semua harus diedukasi, dalam pramusim yang dicari adalah perkembangan dari pemain, perkembangan dalam stamina dan mulai mencari formula dari tim, formasi (yang digunakan)," katanya.

Komentar Persib Bandung Usai Kalah dari PSCS di Laga Uji Coba



Simak Video "Legenda Persib Gelar Salat Gaib dan Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/nds)

ADVERTISEMENT