SEA Games 2005
Thailand Pupus Harapan Indonesia
Jumat, 02 Des 2005 17:45 WIB
Jakarta - Pupus sudah peluang Indonesia untuk meraih medali emas di cabang sepak bola. Bertanding di babak semifinal SEA Games XXIII Indonesia dipaksa mengakui keunggulan Thailand.Bertanding di stadion Panaad, Jumat (2/12/2005), pasukan Peter Withe harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor mencolok 1-3. Hasil ini semakin mengukuhkan superioritas Thailand atas Indonesia. Dalam 11 pertemuan terakhir kedua negara diajang yang sama, Indonesia baru meraih dua kali kemenangan (tahun 1991 dan 1989), sementara sisanya dimenangkan Thailand. Indonesia juga gagal mengulang sejarah manis di Filipina 14 tahun silam. Saat itu medali emas cabang sepakbola berhasil dibawa pulang ke tanah air setelah menundukkan Thailand.Sejak peluit dibunyikan wasit, Thailand memang lebih banyak berinisiatif menyerang. Lewat aksi Syamsidar gawang Indonesia terhindar dari kebobolan di menit enam. Aksi Datsakorn Thonglao yang lolos dari kawalan pemain belakang berhasil dihentikan kiper PSM Makasar itu.Indonesia sebenarnya sempat bangkit menyerang selepas menit 10 lewat kerjasama Johan Prasetyo dan Saktiawan Sinaga. Namun setelah itu dominasi pasukan Chanvit Phalajivin semakin kuat.Untuk pertama kalinya sepanjang SEA Games Syamsidar dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri. Diawali pelanggaran keras terhadap pemain Thailand di kotak terlarang, wasit pun menunjuk titik putih. Eksekusi Teeratep Winothai di menit 17 gagal dihalau Samsidar.Unggul satu gol ternyata tidak membuat Thailand mengendurkan serangan. Beberapa kali aksi Winothai mampu mengancam gawang Samsidar. Sementara serangan yang dibangun Mahyadi Pangabean cs mampu dibaca pemain bertahan Thailand.Di akhir babak kedua Thailand mampu menggandakan keunggulan. Ekephan Inthasen merobek gawang Indonesia dengan tandukan kepalanya memanfaatkan umpan lambung dari Suchao Nutnum.Di babak kedua duet Mahyadi dan Saktiawan Sinaga masih kesulitan menembus lini belakang Thailand. Gol ketiga justru datang ke gawang Indonesia. Memasuki menit 56 Lagi-lagi Winothai memberi Indonesia mimpi buruk. Untuk kedua kali aksinya gagal dihadang pemain bertahan Indonesia.Di pertengahan babak kedua Indonesia akhirnya bisa memperkecil kedudukan. Tandukan Johan Prasetyo memanfaatkan kemelut di depan gawang Thailand bersarang di jala Kosin.Indonesia sebenarnya berusaha bermain ngotot untuk mengejar ketinggalan dua gol. Namun hingga pertandingan berakhir tak satupun gol tambahan tercipta. Satu medali tersisa di cabang sepakbola masih bisa diraih Indonesia. Di perebutan medali perunggu hari Minggu (4/12/2005) lusa Indonesia akan menghadapi Malaysia atau Vietnam. Kedua negara tersebut kini masih bertanding memperebutkan satu tiket ke final. (din/)











































