PT LIB Luncurkan Format Baru Liga 2, Kickoff 13 Maret

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 05 Mar 2020 22:15 WIB
Logo Liga 2
Liga 2 2020 digelar dengan format baru, kickoff 13 Maret 2020. (Foto: Ist)
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera menggulirkan Liga 2 2020. Kompetisi kasta kedua sepakbola nasional akan dimulai pada 13 Maret 2020 dengan format baru.

Sebanyak 24 tim dibagi ke dalam Grup Barat dan Timur. Masing-masing grup diisi oleh 12 tim.

Ada yang berbeda yakni dihilangkannya babak semifinal. Dua juara dari Grup Barat dan Timur akan langsung dipertemukan pada babak final.

Tim yang lolos ke final alias menjuarai grupnya masing-masing sudah dipastikan promosi ke Liga 1 2021. Sementara satu slot lagi akan diperebutkan dua tim peringkat kedua dari Grup Barat dan Timur.

"Sekarang Liga 2 tidak seperti dahulu yang ada babak delapan besar dan sebagainya. Juara Barat dan Timur bertarung, pemenangnya akan menjadi juara (Liga 2)," kata Direktur Utama LIB, Cucu Somantri, kepada pewarta.

"Kenapa kami mengubah format? Karena kami juga ingin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti match-fixing," ujarnya menambahkan.

Memang babak penyisihan Liga 2 kerap memicu kontroversi akibat munculnya kasus-kasus pengaturan skor. Seperti yang dilakukan pemain PSMP Mojokerto Krisna Adi.

Dia terbukti dengan sengaja tak mencetak gol dari titik putih pada laga melawan Kalteng Putra. Komdis PSSI pun menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada sang pemain.

Selain dihilangkannya babak semifinal, LIB juga menukar PSCS Cilacap dan PSIM Yogyakarta. PSCS dipindah ke Grup Timur, sementara PSIM ke Grup Barat.

Kuat dugaan keputusan ini diambil agar kerusuhan Derby Mataram antara PSIM dan Persis Solo tak terjadi lagi. Kedua klub kini berada di grup yang berbeda.

Pada Liga 1 2019, kedua klub tergabung di Grup Timur dan pertemuan mereka berakhir dengan kericuhan antar-suporter. Sebelumnya, PSIM dan Persis kerap dipisahkan di grup yang berbeda.

"Kami semua tidak berpikir seperti itu. Jadi ini berdasarkan geografis dan keseimbangan saja. Jadi ini dalam rangka keseimbangan," tutur Cucu soal penukaran grup PSCS dan PSIM.

"Jangan sampai nanti hanya Barat atau Timur saja yang masuk. Ini juga semua dalam rangka kami distribusi wakil klub, jadi untuk Liga 1 kami harapkan setiap provinsi punya perwakilan," ucapnya.

Sejauh ini belum ada kabar terbaru soal laga apa yang akan menjadi pembukan Liga 2 2020. Musim lalu kompetisi kasta kedua ini dibuka oleh Persik Kediri melawan PSBS Biak.

Pembagian grup Wilayah Liga 2 2020

Grup Barat

PSMS Medan
PSPS Riau
Tiga Naga
Semen Padang
Babel United
Sriwijaya FC
Badak Lampung FC
Cilegon United
Perserang Serang
PSKC Cimahi
Persekat Tegal
PSIM Yogyakarta

Grup Timur

PSCS Cilacap
Persijap Jepara
Persis Solo
PS Hizbul Wathan
Putra Sinar Giri
Martapura FC
Kalteng Putra
Persiba Balikpapan
Mitra Kukar
Sulut United
PSBS Biak
Persewar Waropen



Simak Video "Dear Suporter Liga 1 dan 2, Luhut Minta Jangan Datang ke Stadion & Nobar"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/yna)