sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 31 Mar 2020 05:30 WIB

Komunitas Suporter Liverpool Indonesia Galang Dana untuk Lawan Corona

Muhammad Robbani - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 11: The Liverpool Team line up ahead of the  UEFA Champions League round of 16 second leg match between Liverpool FC and Atletico Madrid at Anfield on March 11, 2020 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images) Komunitas suporter Liverpool Indonesia, Bigreds, menggalang dana untuk perlawanan terhadap virus corona. (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)
Jakarta -

Komunitas pendukung Liverpool di Indonesia, Bigreds, ikut tergerak membantu tenaga medis menangani virus corona. Mereka menggalang dana untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

Bigreds membuka pre-order penjualan kaus yang bekerjasama dengan produsen kaus-kaus sepakbola, hooligans12th. Semua keuntungan dari penjualan ini akan disumbang ke Rumah Sakit yang membutuhkan APD.

Sejak dibuka pada, Rabu (25/3/2020), aksi ini mendapat sambutan positif dari member Bigreds. Sejauh ini sudah ada 800-an potong kaus yang terjual.

"Berawal dari keprihatinan kami dengan kondisi saat ini, Bigreds kerjasama dengan hooligans12th untuk membuat gerakan Indonesia You'll Never Walk Alone," kata Ketua Panitia Penggalangan dana Bigreds, Nicko Andrean, kepada detikSport.

"Seluruh keuntungan sebesar 100 persen, bahkan 110 persen akan disumbangkan. Sebagian keuntungannya sudah disumbang untuk pengadaan APD ke beberapa RSUD di daerah. Ada di Wonosari, Yogyakarta, Cilegon, Malang, dan Surabaya," ujarnya menambahkan.

"Kami sudah pakai separuh keuntungan membeli sekitar 400 APD. Dan kami sudah memesan masker mika 200 dan 200 masker kain."

[Gambas:Instagram]


Nicko menyebut RS di daerah lebih banyak membutuhkan bantuan dibanding misalnya, Jakarta. Itu yang menjadi alasan Bigreds lebih memilih mendistribusikan bantuannya ke daerah lain.

Menurut pengamatannya, sudah banyak komunitas lainnya yang sudah fokus memberikan bantuan tenaga medis di Jakarta. Selain itu, ada pula masukan dari member Bigreds di daerah.

Open PO masih menyisakan satu hari dan akan ditutup pada Selasa (31/3/2020). Nicko berharap penjualan kaus bisa mencapai 1000 pieces.

"Sambutan anak-anak luar biasa, dan ini bukan yang pertama kali. Misalnya saat Merapi meletus, banyak yang bisa bergerak mandiri," tuturnya.

"Tapi kan sekarang susah. Mereka cuma bisa rebahan di rumah. Tak bisa bantu apa-apa, makanya kami pakai cara donasi dengan membeli kaus," ucapnya.

"Setelah ini kami juga akan buka open donasi, itu lanjutan Pre-Order kaus ini. Itu akan kami bahas juga," katanya sekaligus mengakhiri.



Simak Video "Keok dari Atletico, Liverpool Terdepak dari Liga Champions"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com