sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 07 Apr 2020 21:20 WIB

Pemain Bali United Ini Korban Perang Timur-Tengah dari Etnis Kurdi

Muhammad Robbani - detikSport
Pemain Bali United, Brwa Nouri. Pemain Bali United, Brwa Nouri, bukti perjuangan keras suku kurdi mengejar mimpi. (Foto: dok. Instragram @baliunitedfc)
Jakarta -

Pemain Bali United Brwa Nouri punya perjuangan panjang untuk bisa menjadi pesepakbola. Masa kecil Brwa Nouri dilalui dengan berpindah-pindah negara akibat perang di Timur Tengah.

Kedua orang tuanya berasal dari etnis Kurdi yang menetap di Irak. Etnis ini tak hanya berada di Irak, tapi juga di Iran, Suriah, hingga Turki.

Namun hampir semua negara itu tak mengakui keberadaan mereka. Imbasnya, orang-orang Kurdi kerap mendapat penindasan.

Salah satunya di Irak yang pernah membantai etnis Kurdi pada periode 1986-1989. Dilaporkan sebanyak 50 ribu hingga 180 ribu orang tewas dalam genosida yang dikenal dengan operasi anfal.

Genosida itu adalah bagian dari perang Iran-Irak yang pecah pada periode 1980-an. Sebanyak 200 ribu populasi Kurdi di Irak pun mengungsi ke negara lain.

Salah satunya keluarga Nouri yang terpaksa meninggalkan Irak. Nouri pun lahir pada 1987 ketika keluarganya menetap sementara di Iran.

"Saya lahir di Iran karena terjadi perang di Irak. Saat itu Saddam Hussein mengebom dan menghancurkan kota beserta orang-orangnya," buka cerita Nouri di Youtube Bali United.

"Kami juga mengungsi ke Suriah, Yordania, Yunani, Turki, lalu ke Swedia. Jadi, sebenarnya saya tak begitu ingat dengan kehidupan masa muda saya," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com