(erk/)
Piala Emas Bang Yos 2005
Tim Ayam Kinantan Masih Juaranya
- detikSepakbola
Jakarta - PSMS Medan sukses mempertahankan gelar juara Piala Emas Bang Yos. Tim Ayam Kinantan menekuk Persik Kediri di babak final dengan skor 2-1.Bermain sama kuat di babak pertama, baik PSMS maupun Persik sama-sama rajin membangun serangan dengan tempo yang sangat cepat di Stadion Lebak Bulus, Sabtu (17/12/2005). Namun pertarungan tampaknya lebih banyak didominasi oleh pemain-pemain asing.Di kubu PSMS, Alejandro Tobar sepertinya punya kekuatan penuh untuk memberikan penyelesaian akhir. Bekerja sama dengan Alcidio Fleitas, Tobar mengancam gawang Persik yang dijaga Hengky Oba. Namun kiper yang menggantikan Wahyudi masih bisa menangkap bola dari Tobar. Dominasi pemain asing di pihak Persik sendiri dimotori oleh Christian Gonzales. Pencetak gol terbanyak di liga Divisi Utama ini beberapa kali melakukan serangan langsung ke gawang Marcus Ririhina, namun sayang bolanya kurang terarah.Di menit 29-lah merupakan gol pembuka kemenangan PSMS. Umpan Mbom Julian bisa diolah baik oleh Fleitas yang langsung menceploskan bola ke gawang Hengky Oba setelah memperdaya lini pertahan Persik. Usai mencetak gol, Fleitas dengan gaya khasnya langsung membuka salah satu sepatu bolanya dan bergaya pura-pura menelpon dengan sepatunya. Kemudian disusul menit 44, pemberian bola dari kapten PSMS Mahyadi Panggabean yang terlepas dari penjagaan langsung saja di-shooting keras oleh Fleitas. Bola menerjang deras ke atas kiri gawang tanpa bisa dihalau oleh Hengky Oba. Dan lagi-lagi Fleitas bergaya pura-pura menelpon dengan sepatunya untuk merayakan gol keduanya. Pasca tiga menit waktu tambahan, babak pertama pun ditutup dengan keunggulan PSMS 2-0 dari Persik. Di babak kedua, pelatih Persik Daniel Rukito memutuskan menggantikan Hengky Oba dan memasukan Wahyudi. Cukup mengejutkan, karena Hengky sendiri diturunkan Daniel untuk menghadapi PSMS karena Wahyudi kebobolan tiga gol atas Otsospa pada Kamis lalu. Sepertinya ketinggalan dua gol di babak pertama, Daniel merasa kiperlah yang harus diganti.Mendapat kesempat mengejar ketinggalan, tidak dibuang percuma oleh Persik ketika bola Chusnul Yakin mengenai tangan dari Mario Alberto di kotak penalti. Hadiah penalti dari wasit Jimmy Napitupulu dimanfaatkan dengan baik oleh Christian Gonzales. Kiper PSMS Marcus Ririhina tidak bisa menahan laju tendangan penalti dari Gonzales. Persik mempersempit kedudukan menjadi 1-2.Mendapat energi lebih setelah mengejar ketinggalan, anak-anak Persik bermain lebih menekan. Pergerakan Budi Sudarsono terus merepotkan pertahanan PSMS, kemudian sebuah peluang dari tendangan bebas dari kapten Haryanto masih bisa digagalkan Marcus. Fleitas sendiri hampir saja bergaya unik lagi. Nyaris ia mencetak gol ketiga namun kiper Wahyudi sukses menyelamatkan gawangnya. Waktu yang kian mendekati akhir, praktis membuat jalannya pertandingan lebih diwarnai banyaknya pelanggaran. Seperti tekelan dari I Komang Adyana terhadap Ebi Sukore.Alhasil, tak ada gol tambahan bagi kedua tim di menit-menit terakhir. Wasit Jimmy meniupkan peluit panjang tanda pertarungan terakhir. Kubu PSMS langsung menyambut gembira dengan gelar juara yang masih mereka pegang. Keluar sebagai juara PSMS Medan berhak mendapat hadiah uang Rp 250 juta dan piala emas yang sukses mereka pertahankan. Sedangkan Persik Kediri sebagai runner up memperoleh hadiah uang Rp 175 juta dari total hadiah Rp 830 juta.
(erk/)
(erk/)










































