Withe: Saya Tidak Akan Mundur
Rabu, 21 Des 2005 16:54 WIB
Jakarta - Meski mendapatkan tekanan pasca kegagalan mempersembahkan medali di SEA Games Filipina, pelatih timnas Indonesia Peter Withe menegaskan akan mempertahankan jabatannya.Diungkapkan oleh pelatih asal Inggris tersebut tidak ada kata mundur dalam "kamus" hidupnya. "Saya tidak akan mundur. Saya belum pernah melakukannya seumur hidup saya," tukasnya dalam acara diskusi panel "Pembentukan timnas Piala Asia 2007" di Asean Room Hotel Hilton, Jakarta, Rabu (21/12/2005). "Saya bukan hanya pelatih tetapi juga problem solver (pemecah masalah). Jika saya punya masalah saya tidak akan meninggalkannya. Tetapi memecahkannya," tambah pelatih 53 tahun ini. Ditegaskannya, PSSI tidak boleh meragukan komitmennya buat timnas. Dia bertekad menjadikan timnas lebih baik, termasuk memimpin timnas agar berprestasi di Piala Asia 2007. "Alasan saya memilih untuk melatih Indonesia karena saya ingin sukses. Kalau saya tidak yakin saya bakal sukses maka saya tidak akan memilih berada di sini. Jangan pertanyakan komitmen saya karena saya 100 persen bersama tim ini," ucapnya. Withe sekaligus menolak berita di media yang mengatakan dia mengkambinghitamkan wasit dalam kegagalan Indonesia meraih medali di Filipina. Menurutnya kegagalan Syamsidar cs murni karena kesalahan sendiri. "Saya tidak pernah ngomong begitu (menyalahkan wasit). Sewaktu melawan Thailand pemain melakukan kesalahan dasar. Sementara waktu lawan Malaysia mereka tidak bisa mencetak gol. Itu sebabnya (Indonesia gagal)," tuturnya panjang lebar. Dalam kesempatan yang sama Withe juga berbicara soal rencananya buat mewujudkan timnas yang berprestasi di Piala Asia 2007. Menurutnya untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan beberapa faktor. Diantaranya adalah persiapan yang lebih panjang (minimal setahun) dan peningkatan pengalaman bertanding pada para pemain lokal. Terkait pengalaman bertanding, Withe kembali mengeluhkan kebijakan PSSI soal pemain asing. "Lima pemain asing di tiap klub terlalu banyak. Saya menginginkan pemain diberikan kesempatan bermain lebih banyak. Pemain cadangan juga harus dimainkan di liga," katanya. Faktor lain adalah memperbanyak kesempatan bermain dengan tim-tim yang berkualitas. Untuk itu Withe meminta PSSI untuk mengirimkan timnas ke Asian Games di Qatar tahun depan. Namun keinginan Withe tampaknya sulit dikabulkan. Pasalnya jika PSSI berani mengirimkan timnas, maka target yang disyaratkan oleh KONI Pusat adalah peringkat empat. "Saya ingin Indonesia mengikuti Asean Games (di Qatar). Tim-tim terbaik akan berada di sana. Kalau kita mau memperkenalkan pemain-pemain kita maka mengikuti ajang itu adalah langkah yang tepat," tandasnya. Foto: Peter Withe. Menolak mundur dari jabatannya (AFP/Stanley Chou) (mel/)











































