sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 01 Jun 2020 21:53 WIB

'Karena Nasib Kompetisi Tak Cuma Bergantung pada PSSI'

Muhammad Robbani - detikSport
Pesepak bola PSS Sleman Asyraq Gufron R (kedua kanan) menyundul bola dibayangi pesepak bola Persib Bandung Wander Luiz Queiroz Dias (kanan) saat pertandingan Sepak Bola Liga 1 2020 di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww. PSSI tak bisa menentukan nasib Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 sendirian. (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta -

Kelanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 belum juga diputuskan. PSSI harus mempertimbangkan banyak hal untuk mengambil keputusan terbaik.

Pengamat sepakbola, Tommy Welly, berharap keputusan PSSI nantinya bukan hanya berdasarkan kepentingan unsur sepakbola. Masalah kesehatan dan keselamatan di tengah pandemi virus Corona harus jadi pertimbangan utama.

Ada indikasi kompetisi dilanjutkan atau diganti dengan turnamen. Jika skenario itu dipilih, Tommy Welly mengingatkan PSSI untuk menyiapkan protokoler ketat.

"Harus ada pernyataan resmi dari negara dulu tentang kondisi COVID-19 ini seperti apa. Jadi, keputusan tentang kompetisi nggak bisa atas dasar sporting atau sepakbola saja. Karena penyebabnya kan pandemi," kata Tommy Welly kepada detikSport.

"Kalau jadi turnamen, jangan sampai klub diklaim juara musim sekian. Semua harus clear dulu dong. Alasannya apa kalau dilanjut, menggelar turnamen juga bahaya," ujarnya berpesan.

Ia juga mengamati kurva penyebaran virus Corona di Indonesia yang kian memburuk. Malahan sempat terjadi lonjakan kasus positif baru yang mencapai kurang lebih 1.000 kasus dalam satu hari belum lama ini.

Berkaca ke Vietnam dan Korea Selatan, kompetisi sepakbola baru digulirkan lagi di saat kondisi mulai membaik. Sementara Indonesia punya kondisi yang jauh berbeda dengan kedua negara itu.

"Intinya kompetisi sepakbola nggak bisa berdiri sendiri. Apakah benar sudah tuntas persoalan penyelesaian ini? Kalau nanti dipaksakan pertandingan sepakbola, apa bisa mengikuti protokol yang seharusnya," tutur Bung Towel.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com