sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 23 Jun 2020 22:25 WIB

Fakhri Husain Kembali Direkomendasikan Jadi Pelatih Timnas U-19

Mercy Raya - detikSport
Fakhri Husaini Fakhri Husaini disebut pantas kembali menangani Timnas Indonesia U-19. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Ketua APSSI Yeyen Tumena mendukung Fakhri Husaini untuk menjadi pelatih tim nasional U-19. Pelatih asal Aceh itu yang meloloskan Garuda Muda ke Piala Asia 2020.

Nama Fakhri kembali muncul setelah polemik manajer timnas Shin Tae Yong dengan PSSI kian panas. Setelah curhat tentang situasinya, Shin Tae Yong diberi waktu sampai pekan depan untuk kembali ke Indonesia.

Satgas tim nasional mengultimatum dengan kemungkinan pemecatan jika pelatih asal Korea Selatan itu tidak datang pada pekan depan.

Seiring dengan ancaman itu, mencuat nama Fakhri ikut muncul andai Shin benar-benar tak lagi menukangi timnas. Apalagi banyak spekulasi terkait nasib pelatih berusia 49 tahun itu tak akan lanjut menyusul perselisihannya dengan induk federasi sepakbola nasional tersebut.

Di sisi lain, Ketua Satgas tim nasional Syarif Bastaman juga telah membuka peluang untuk menggunakan eks pelatih timnas U-19 itu kembali.

Yeyen pun memberikan prediksi yang sama soal Fakhri. Terlebih, Fakhri terhitung sukses saat membesut Timnas U-16 dengan membawa ke delapan besar Piala Asia dan juara Piala AFF.

"Bukan pantas lagi (jadi pelatih timnas U-19). Dia (bahkan ) membentuk tim itu sampai lolos (Piala Asia)," kata Yeyen kepada pewarta Selasa (23/6/2020) dalam sambungan telepon.

Menurut Yeyen, ini adalah kesempatan PSSI untuk menghargai sepak terjang Fakhri untuk sepakbola Indonesia. Sebelumnya, pegawai PT Pupuk Kaltim Bontang ini sempat ditawari jabatan asisten timnas lewat Direktur Teknik PSSI, Danurwindo. Tapi, dia menolak.

"Saya belum pernah lihat ada anak bangsa yang sukses tapi tidak dihargai. Jangan seperti itu lah. Harusnya dihargai. Dia bisa sukses tapi malah diganti posisinya," ujar dia.

"Kalaupun masih mau dihargai jangan ditawari jadi asisten. Seharusnya dia diberi kesempatan untuk membentuk timnas baru misal U-18. Itu jauh terhormat daripada dia dilempar ke asisten kemudian pemainnya itu-itu saja. Mau ditaruh di mana wajahnya," katanya.



Simak Video "Indonesia U-19 Kalah dari Arab Saudi "
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com