sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 27 Jul 2020 22:30 WIB

Siapkah Sepakbola Kita di Tatanan Hidup Baru?

Muhammad Robbani - detikSport
Yunus Nusi dan PSSI Siapkah sepakbola Indonesia menyambut tatanan baru? ini kata Yunus Nusi. (Foto: dok. PSSI)
Jakarta -

Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan tekad bulat melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 meski kasus COVID-19 belum mereda di Tanah Air.

Hal itu diungkapkannya dalam perbincangan bersama Trans7 dengan tema 'Siapkah Sepakbola Kita di Tatanan Hidup Baru?', Senin (27/7/2020). Yunus Nusi mengklaim bahwa rencana melanjutkan kompetisi merupakan keinginan para klub.

Jumlah kasus COVID-19 masih terus naik. Terkini, sudah ada lebih dari 100 ribu kasus positif di Indonesia. Meski begitu, PSSI tetap pada pendiriannya untuk melanjutkan kompetisi.

"Sekarang ini kondisinya sedang dalam luar biasa, hanya orang luar biasa pula yang bisa memahami ini. Apa yang kami lakukan, serba serba luar biasa pula," kata Yunus Nusi.

"Di luar sana, sepakbola sudah menjadi urat nadi kehidupan dan masa depan. Ada yang pesimistis, nyinyir, dan jantungan karena rencana kami menjalankan kompetisi.

"Mungkin itu karena tak senang dengan pengurus PSSI, sehingga menutup mata hatinya. Tapi, yang harus diketahui adalah bahwa hasil Kongres itu mengamanatkan bahwa tugas utama PSSI adalah menggelar kompetisi sesuai dengan statuta," katanya lagi.

Ia mencontohkan bahwa kehidupan harus tetap berlanjut tanpa harus berlarut-larut dalam keadaan terpuruk. Sepakbola juga menjadi prioritas PSSI agar terus berlanjut dalam masa pandemi virus Corona.

Ia menepis anggapan bahwa klub-klub Shopee Liga 1 tak setuju dengan rencana mereka. Beberapa mengklaim akan kesulitan masalah keuangan jika kompetisi tetap dilanjutkan.

"Yang memerintahkan kompetisi lanjut adalah kawan-kawan klub hingga Asprov. Ada pertanyaan harus kah digelar? pertanyaan ini hampir mirip juga dengan apakah mall atau pabrik juga ditutup?" tutur Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur itu.

"ini kan pertanyaan yang sama yang disampaikan kawan-kawan pengamat dan netizen atau yang senang dengan sepakbola. Yang dilakukan PSSI adalah kita harus keluar dari keadaan ini," ucapnya.

"Bagaimana caranya sepakbola tetap lanjut seperti sendi-sendi kehidupan lainnya. Maka dibuat konsep detail jelas, dengan protokol kesehatan, Ini juga sudah ada buku (protokol kesehatan) yang diadopsi dari WHO, FIFA, Bundesliga Jerman, Kemenkes, Kemenpora. Intinya sebagian besar setuju walau malu-malu," katanya lagi.

PSSI berencana memutar lagi Shopee Liga 1 mulai 1 Oktober mendatang. Kompetisi lanjut dengan format lama namun dengan beberapa penyesuaian semisal penghapusan degradasi hingga sentralisasi lokasi pertandingan di Pulau Jawa.



Simak Video "Hadapi Persib Bandung, PSM Makassar Bawa 23 Pasukan"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com