Liga Indonesia
Persijap Tahan PSIM 0-0
Minggu, 15 Jan 2006 20:24 WIB
Yogyakarta - Keuntungan bermain di kandang sendiri gagal dimaksimalkan kubu PSIM Yogyakarta. Tuan rumah pun harus puas membawa satu poin setelah ditahan seri tanpa gol oleh Persijap Jepara di Mandala Krida, Minggu (15/1/2006).Pada pertandingan pertama yang digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Minggu (15/1/2006) sore, PSIM tampak masih demam panggung dan tidak maksimal. Sementara itu, tim Laskar Kalinyamat Jepara justru mampu membendung dan mematahkan setiap serangan yang dibangun PSIM.Strategi pertahanan "grendhel" atau berlapis yang ditunjukkan Persijap mampu meredam serangan yang dilancarkan oleh Michael Adolfo Souza cs. Mantan pemain Persebaya itu tidak bisa berkutik karena selalu dijaga ketat dua pemain Persijap yaitu Kasiadi dan M. Yusuf. Demikian pula tandem Aolfo, Herry Swandana juga tidak bisa menembus jantung pertahanan lawan. Dalam pertandingan itu beberapa peluang di babak pertama diciptakan PSIM diantaranya melalui Nurcholis Majid, Adolfo Souza maupun kapten tim Jaime Sandoval tetapi gagal membuahkan hasil. Semua serangan berhasil dimentahkan penjaga gawang Persijap Budiman Buswir.Demikian pula dengan Persijap, beberapa peluang berhasil diciptakan di babak pertama dan kedua melalui Lourival Lima dan Evaldo Silva. Namun semuanya berhasil digagalkan kiper PSIM Ony Kurniawan.Tumpulnya serangan PSIM, membuat pelatih PSIM Edy Paryono mengubah strategi dengan memasukkan dua mantan pemain PSS Sleman, Seto Nurdiantoro dan Fajar Listiantoro. Masuknya Seto, Fajar dan Urip Istiaji mampu menghidupkan lini tengah PSIM. Hanya serangan yang dilancarkan berhasil dihalau oleh Persijap.Pada babak kedua, peluang emas bagi PSIM berhasil diciptakan melalui tendangan Hatri Nurhandaya di menit 48 namun melebar di kanan gawang. Demikian pula sundulan M. Irfan di menit 65 juga meleset di atas mistar gawang.Pada menit ke 86, tendangan keras pemain PSIM, E.P. Benson mengenai tangan pemain Persijap, Edwar Isir tidak terlihat oleh wasit Sulistyoko. Meski Benson sudah menanyakan, wasit tetap tidak menganggap hands ball. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap imbang 0-0.Dalam pertandingan sore itu, wasit Sulistyoko mengeluarkan empat kartu kuning. Satu kartu kuning diberikan pemain tuan rumah, Herry Swandana. Sedang tiga kartu kuning lagi diberikan tim tamu yakni Evado Silva de Asis, M. Yusuf dan Lourival Lima.Pelatih Persijap, Rudy William Keltjes seusai pertandingan mengungkapnya dirinya puas dengan hasil pertandingan itu karena berhasil menahan imbang melawan PSIM. Namun diakui permainan anak asuhnya masih belum padu terutama saat melakukan serangan.Menurut Rudy, sistem pertahanan berlapis yang diterapkannya ternyata sangat efektif mampu meredam setiap serangan lawan. Instruksi untuk menjaga ketat setiap gerakan Adolfo Souza dengan dua pemain juga berjalan baik."Sejak babak pertama dan kedua, kami memang memakai sistem grendhel, ternyata berhasil. Hanya saja anak-anak gagal membawa bola ke depan. Anak-anak justru bingung padahal saya sudah menginstruksikan untuk melakukan serangan balik dari kaki ke kaki atau dengan umpan pendek," katanya.Sementara itu, Manajer PSIM Nugroho Swasto mengakui bila penampilan timnya sore itu masih demam panggung. Untuk itu, dirinya meminta pelatih Edy Paryono segera membenahi dan melakukan evaluasi.Hasil pertandingan Ligina XI, Minggu (15/1/2006):PSMS 3 (Sinaga 5, Tobar 41, Fleitas 69)PSDS 1 (Espinosa 30)Persekabpas 2 (Junaidi 10, Abdul Effendi 38)Persitara 0Persib 1 (Eka Ramdani 44)PSIS 2 (De Poras 23, Imral Usman 31)Arema 2 (Aris Budi Prasetyo 41, Emaleu Serge 44)Persita 0PSIM 0Persijap 0Foto: Adolfo Souza (99) gagal membuat debut manis bersama tim barunya PSIM (Detik/Bagus Kurniawan). (ian/)











































