sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 21 Okt 2020 20:17 WIB

Shin Tae-yong Butuh Shopee Liga 1 dan Liga 2 untuk Pantau Pemain

Muhammad Robbani - detikSport
Timnas Indonesia melakukan sesi latihan ketiga di Lapangan Madya, Jakarta, Senin (17/2/2020). Latihan dipimpin langsung oleh Shin Tae Yong. Shin Tae-yong butuh Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 terus berjalan karena alasan ini. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong butuh Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 terus berjalan. Dia memanfaatkannya untuk memantau pemain.

Rencana kelanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 masih belum pasti karena tak mendapatkan izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Padahal, seharusnya kompetisi sudah bergulir lagi sejak awal Oktober lalu.

Kompetisi bisa membantu para pemain Timnas Indonesia untuk menjaga mentalitas dan atmosfer pertandingan untuk menatap ajang-ajang internasional. Ada banyak sekali agenda Timnas Indonesia senior dan kelompok usia yang sudah menanti akibat penundaan penyelenggaraan di tahun 2020.

Timnas Indonesia misalnya yang akan tampil di sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF. Begitu juga dengan Timnas U-16 yang bakal tampil di Piala Asia U-16, sementara Timnas U-19 akan main di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 2021.

"Pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan di kompetisi resmi. Ini beda dengan kalau hanya training camp dan uji coba dengan timnas negara lain atau klub," kata Shin Tae-yong tentang arti penting kompetisi domestik dalam rilis federasi.

"Jadi, tidak bisa itu menunda-nunda kompetisi. Karena ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah timnas. Lebih cepat kompetisi digelar lagi akan semakin bagus," ujarnya menambahkan.

Sebagai seorang pelatih Timnas, Shin Tae-yong ingin melihat perkembangan sepakbola di tempat ia bekerja lewat kompetisi domestik. Skuad Timnas di belahan dunia manapun memang relatif terus mengalami perubahan, pemain dengan performa bagus di kompetisi domestik selalu bermunculan.

Shin Tae-yong menilai tak bagus buat timnas jika terus menggunakan skuad yang sama tanpa adanya perubahan. Hal itu hampir pasti cuma bisa terlaksana andai kompetisi domestik bergulir.

"Saya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diputar lagi untuk bisa memantau secara langsung perkembangan pemain di klubnya masing-masing," tutur pelatih asal Korea Selatan.

"Saya bisa memantau jika ada pemain yang bisa dipanggil untuk memperkuat Timnas U-20. Kalau tidak ada kompetisi Liga 1 dan Liga 2, bagaimana saya bisa memantau pelaksanaan program yang sudah saya siapkan," ucap Shin Tae-yong.

(cas/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com