sepakbola

Sriwijawa Tahan Semen Padang 1-1

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Sriwijawa Tahan Semen Padang 1-1


- detikSepakbola

Padang - Meski sukses merebut empat angka di dua partai tandang, Semen Padang gagal meraih poin penuh dalam laga kandang pertamanya setelah ditahan imbang tamunya Sriwijaya FC 1-1 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (25/1/2006). Gol tim tuan rumah dicetak Matias Santiago melalui sundulan kepala di menit 48, sedangkan gol balasan lawan lahir sembilan menit kemudian setelah tendangan keras Isoewardi, yang masuk menggantikan Frankey Suabey berhasil, membobol gawang "Kabau Sirah" yang dikawal Wawan Darmawan.Di babak pertama Semen Padang lebih mendominasi penguasaan bola dan sempat beberapa kali membahayakan gawang Sriwijaya FC yang dijaga Kiper jebolan timnas SEA Games XXIII, Ferry Rotinsulu. Serangan skuad besutan Syafriyanto Rusli banyak mengalir dari sayap kiri, mengandalkan kecepatan Oktavianus. Namun sejumlah umpan cantik yang ia berikan gagal dimanfaatkan Affan LUbis dkk di lini depan.Di babak kedua, kedua tim mulai menunjukkan permainan keras dengan umpan-umpan jauh. Upaya Semen Padang yang berinisiatif melakukan penyerangan sejak awal berhasil membuahkan gol melalui sundulan kepala penyerang asal Argentina, Matias Santiago di menit 48. Skor 1-0 tidak bertahan lama. Sriwijawa FC berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Isoewardi di menit 57, dan kedudukan 1-1 bertahan hingga wasit Suwartono meniup peluit panjang.Sepanjang pertandingan wasit asal Mojokerto itu mengeluarkan delapan kartu kuning, yang dibagi rata kepada kedua kesebelasan. Namun keputusan-keputusan Suwartono sering memicu kemarahan sekitar 12 ribu penonton yang memadati stadion.Puncak kekesalan suporter tuan rumah terjadi setelah wasit menganulir dua gol yang diciptakan pemain tim kesayangan mereka, Martin Sebastian dan Santiago, di menit-menit terakhir. Akibatnya, tradisi caci maki dan pelemparan botol minuman kepada wasit kembali menjadi pemandangan 'seram' di stadion. Keadaan diperburuk setelah terjadi pelanggaran terhadap pemain Sriwijaya Emeka Okaye oleh Martin Sebastian. Emeka terlihat dengan sengaja menjatuhkan diri ke atas tubuh Martin sehingga menyebabkan cedera di bagian lehernya dan ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Atas insiden itu, wasit memberi kartu merah langsung untuk Emeka dan kartu kuning untuk Martin. Pelatih Syafrianto Rusli, ketika ditemui detiksport usai pertandingan mengaku kecewa atas buruknya kepemimpinan sang pengadil lapangan hijau. "Saya tidak bisa ngomong banyak. Ternyata wasit kita belum berubah," ujarnya lesu.
(a2s/)











Hide Ads