Arema Ungguli PSDS 3-0
Selasa, 07 Feb 2006 18:05 WIB
Jakarta - Sempat diwarnai gol kontroversial, Arema Malang sukses meraup poin maksimal dalam lanjutan Liga Indonesia 2006. Menjamu PSDS Deli Serdang , "Singo Edan" meraih kemenangan meyakinkan 3-0.Bertanding di stadion Gajayana, Selasa (7/2/2006) Arema tampil mendominsi pertandingan. Tim asuhan Benny Dollo itu bahkan berpeluang mencetak lebih banyak gol kalau saja lini depan mereka bisa lebih dingin dalam penyelesaian akhir.Bermain dalam tempo sedang Arema langsung membuka keunggulan di awal pertandingan. Mendapat umpan matang dari sayap kanan, Marthen Tao yang lolos dari jebakan offside dengan tenang menahan bola dengan dadanya sebelum melepaskan tendangan terarah ke gawang Dede Sulaiman.Tertinggal satu gol PSDS coba membangun serangan. Namun hanya mengandalkan Obiora di lini depan, serangan "Traktor Kuning" lebih sering mentah di kaki bek Arema sebelum sempat berhadapan dengan Kurnia Sandi.Setelah tendangn Tao dari dalam kotak penalti berhasil diblok Dede, Arema menambah keunggulannya di menit 35. Anthoni Jommah Ballah yang baru masuk lapangan kembali memaksa Dede memungut bola dari gawangnya.Sundulan Ballah dari dalam kotak penalti sebenarnya tidak kencang. Namun Dede yang terlanjur keluar dari sarangnya malah terhadang bek PSDS saat akan menghalau bola yang datang ke gawangnya.Memasuki babak kedua serangan Arema tidak menurun. Setidaknya Firman Utina cs punya empat peluang emas yang gagal merubah keunggulan timnya. Joao Carlos, Ballah dan Tao sempat melepaskan tembakan keras ke arah gawang namun bisa diblok Dede atau masih melebar tipis di sisi gawang.PSDS yang hanya mengandalkan serangan balik memang memiliki beberapa peluang. Tapi serangan sporadis yang dibangun Ansyari Lubis tapi tak ada yang benar-benar mengancam gawang Kurnia Sandi.Sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir Ballah mencetak gol keduanya untuk Arema. Namun gol tersebut sempat mengundang kontroversi dan mendapat protes keras dari pemain PSDS.Mendapat umpan terobosan dari tengah lapangan, Ballah berhasil mengecoh Dede dan menjaringkan bola ke jala PSDS. Awalnya wasit memutuskan Ballah dalam posisi offside dan menganulir gol tersebut. Padahal saat itu hakim garis tidak mengangkat bendera tanda Ballah dalam posisi offside.Namun beberapa saat kemudian wasit justru menganulir keputusannya sendiri dan kemudian mensahkan gol tersebut. Kontan keputusan tersebut mengundang protes keras dari pemain PSDS. Pertandingan pun sempat terhenti beberapa menit karenanya.Tak sampai lima menit pertandingan kembali dilanjutkan. Namun hingga akhir pertandingan tak gol tambahan tercipta. (din/)











































