Persita Taklukkan PSIS di Benteng
Sabtu, 25 Feb 2006 17:48 WIB
Jakarta - Persita Tangerang menambah kemenangannya menjadi dua kali setelah menaklukkan pimpinan sementara Wilayah I, PSIS Semarang, dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Djarum Indonesia 2006 di Stadion Benteng, Tangerang, Sabtu (25/2/2006).PSIS lebih dulu menggebrak di menit-menit pertama pertandingan. Beberapa kali serangan yang dimotori Emmanuel De Porras memberi ancaman terhadap gawang Mukti Ali Raja. Sepertinya hanya tinggal menunggu waktu saja buat PSIS mencetak gol. Persita pun terus bermain defensif sampai-sampai Bruno Zandonadi terpaksa turun membantu pertahanan yang terus saja ditekan tim "Mahesa Jenar".Namun yang terjadi kemudian malah sebaliknya. Sebuah serangan tak terduga di menit 13 akibat kesalahan lini belakang PSIS memberi gol pertama bagi Persita. Bruno yang dijaga ketat bisa memberi umpan di sayap kiri dan disambut Putut waringinjati yang berada di tengah kotak penalti tanpa penjagaan. Putut pun langsung meluncurkan shot kaki kiri dan bola tak bisa ditahan kiper PSIS I Komang Putra. Tertinggal 1-0, skuad PSIS yang dilatih Sutan Harhara mulai kembali membangun serangan. Sebuah gol balasan terjadi di menit 18, lewat tendangan Gustavo Hernan Ortiz. Bola Ortiz ternyata tersundul kepala gelandang Persita, Ronny Ruwanda. Gol bunuh diri membuahkan gol pertama bagi PSIS, kedudukan imbang menjadi 1-1. Memasuki menit ke-30 pertarungan berjalan makin sengit. Saling membalas gol terjadi, di mana Persita mencetak gol kedua lewat tendangan telak kaki kiri sang kapten Isnan Ali dari luar kotak penalti.Kemudian di menit 34, PSIS juga mengantongi gol keduanya lewat sundulan Imral Usman yang menyambut bola hasil tendangan bebas, Hari Salisburi. Posisi sama kuat 2-2 ini terus bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua tempo permainan sempat menurun yang kemungkinan dikarenakan faktor kelelahan. Tetapi kedua tim masih saling mencoba berusaha menambah gol untuk memecah hasil imbang tersebut.Dari usaha kedua tim ini, hanya Persita yang sukses menambah gol. Di menit 64, umpan silang Bruno dari sayap kiri mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Agusto Freitas. Sundulan Agusto tak dapat dibendung oleh Komang, dan Persita unggul dengan skor 3-2. Dengan empat menit tambahan waktu, PSIS terus pantang menyerah untuk mencetak gol. Namun apa daya, pola bertahan diaplikasikan Persita hingga peluit panjang berakhir. Persita pun meraih kemenangan keduanya, menyusul sukses pertamanya saat menekuk Persitara pada Selasa (21/2/2006) lalu. Tambahan angka kemenangan mendongkrak "Pendekar Cisadane" di klasemen Wilayah Satu yang kini mengoleksi 9 angka di urutan 10. Sedangkan PSIS bisa dibilang masih aman di posisi teratas dengan 17 poin. (erk/)










































