Shin Tae-yong Positif COVID-19, Kemenpora Baru Tahu dari Media

Mercy Raya - Sepakbola
Selasa, 23 Mar 2021 11:45 WIB
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto
Sesmenpora, Gatot s Dea Broto, mengaku bahwa pihaknya baru tahu Shin Tae-yong positif COVID-19 dari media. (Foto: Dok. Kemenpora)
Jakarta -

Kemenpora melalui Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, memberikan respons atas kasus positif COVID-19 pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Pihaknya baru tahu dari media.

Shin Tae-yong terkonfirmasi positif COVID-19, Jumat (19/3/2021). Ia mengalami berbagai gejala seperti demam dan kehilangan nafsu makan pada dua pekan terakhir.

Dalam laporan Yonhap, pelatih asal Korea Selatan itu tertular dari para staf pelatihnya. Dimulai dari pelatih kiper Yoo Jae-hoon yang pertama kali terkena pada 5 Maret, kemudian pelatih fisik Lee-Jae-hong yang mengalami serupa pada dua hari berikutnya. Termasuk juga Woo Jae-kim dan Kim Ha-eun.

Gatot mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari media. Sampai saat ini PSSI belum ada laporan ke pihaknya.

"Tapi apakah Ketum PSSI sudah lapor ke Pak Menteri saya juga tidak tahu. Semoga Shin Tae-yong segera sembuh," kata Gatot kepada detikSport, Selasa (23/3/2021).

Dia juga memuji keterbukaan PSSI meskipun sempat lebih dulu dibantah oleh induk federasi sepakbola nasional tersebut.

"Artinya sudah ada kemajuan sedikit. Tetapi untuk yang lain-lain semoga tidak terjadi claster baru. Karena sejauh yang saya ketahui, dia (Shin Tae-yong) itu disiplinnya keras, langsung mengasingkan diri. Kalau tak salah pihak kedutaan ikut turun meng-handle Shin Tae-yong. Meskipun begitu sudah ada keterbukaan (dari PSSI) walaupun sempat dibantah," ujarnya.

Bagaimanapun, Gatot tak melupakan kejadian ketika waktu pertama kali ada pengecekan kesehatan kepada pemain Timnas, kemudian ada yang terpapar, tapi PSSI tak kunjung terbuka.

"Makanya saya sempat bilang PSSI seharusnya belajar dari basket. Mereka itu terbuka, hari pertama IBL ada yang kena, mereka sudah bicara, siapa, klub mana yang kena."

Sehubungan itu, Gatot berharap PSSI bisa segera melakukan pelacakan tentang kemungkinan-kemungkinan terdampak pada pemain. Terlebih, adanya kasus positif di kalangan tim pelatih Shin sudah terjadi sejak 5 dan 7 Maret lalu.

"Sejauh ini karena tak ada laporan kita tak tahu. Tapi yang saya ketahui biasanya data yang terpapar, cepat atau lambat akan diketahui karena data itu terkoneksi satu sama lain. Jadi poinnya ditutupi apapun cepat atau lambat pasti diketahui," dia mengungkapkan.

"Saya hanya berharap pertama meskipun sempat dibantah untuk case Shin tapi sudah terbuka. Yang kedua, tempo hari pemerintah sudah membantu serius untuk mulai bantu perizinan Piala Menpora, ibaratnya tak mungkin tanpa campur tangan Pak Menteri."

"Lalu juga dengan adanya vaksinasi artinya pemerintah sudah tak kurang-kurangnya untuk memback-up masalah kesehatan. Sebaliknya PSSI harus lebih terbuka. Kalau tidak terbuka percuma," Gatot menegaskan.



Simak Video "China-India Memanas, Shin Tae-yong Terancam Dipecat"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)