Kata Zainudin Amali, Jika Persija vs Persib di Final Piala Menpora

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 14 Apr 2021 21:45 WIB
Ketum PSSI Mochamad Iriawan (iwan Bule) bertemu Menpora Zainudin Amali. Pertemuan itu bahas nasib kompetisi sepakbola di Indonesia yang mati suri gegara Corona.
Kata Zainudin Amali, Jika Persija vs Persib di Final Piala Menpora (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali tak pusing dengan potensi perjumpaan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Piala Menpora 2021. Kedua tim bisa saja jumpa di laga puncak.

Baik Persija dan Persib sama-sama melaju ke semifinal Piala Menpora 2021. Persija akan jumpa PSM Makassar. Sementara Persib jumpa PSS Sleman.

Andai mampu mengalahkan lawannya masing-masing, sudah dipastikan Persija dan Persib berhadapan di final. Jika terjadi, pertandingan final itu akan menarik banyak perhatian.

Bukan cuma soal pertemuan dua klub besar, tapi juga perseteruan antara kedua kelompok suporter. Padahal, Piala Menpora sangat-sangat menghindari gesekan di tengah pandemi COVID-19.

Sebagaimana syarat dari Polri, sepakbola jalan tanpa menimbulkan kerumunan, keributan, dan mengancam keamanan serta kesehatan. Sementara Menpora Zainudin Amali, menanggapi potensi pertemuan kedua klub dengan santai.

"Sekali lagi saya ingin sampaikan, saya orang yang percaya bahwa suporter Indonesia bisa tertib. Suporter bisa berkomitmen untuk menjaga ini," kata Amali dalam keterangan pers, Rabu (14/4/2021).

"Karena yang rugi bukan hanya klub, tapi pemain dan pelatih. Suporter juga akan kena imbasnya. Kan kita sudah merasakan setahun tidak ada kegiatan, masa akan dirusak. Saya yakin mereka tidak akan melakukan itu," ujarnya menambahkan.

Amali meyakini suporter sudah memahami situasi. Ia pun memuji ketertiban suporter yang sudah memenuhi anjuran untuk menonton #DiRumahSaja.

Sejauh ini memang tak ada kejadian yang benar-benar mengganggu atau mengancam kelangsungan Piala Menpora. Amali yakin suporter akan terus tertib sampai gelaran pramusim berakhir.

"Saya kira, ini cara kami memberikan pemahaman yang mendidik untuk suporter sepak bola bahwa situasi ini sedang pandemi COVID-19, bukan situasi yang biasa," ucap Amali.

"Pemain mau selebrasi di lapangan saja dilarang seperti biasanya sambil berdekatan, apalagi kalau nobar dan pawai. Sekali lagi, saya ingin sampaikan, saya orang yang percaya bahwa suporter kita bisa tertib," tutur pria asal Gorontalo.

(aff/raw)