Bek Borneo FC Javlon Guseynov Jalani Ramadhan Ketiga di Indonesia

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 15 Apr 2021 17:47 WIB
Pemain Borneo FC, Javlon Guseynov.
Pemain Bornei FC, Javlon Guseynov, menjalankan ibadah puasa ketiga di Indoensia bersama sang Istri. (Foto: dok. Instagram @guseynov.24)
Jakarta -

Pemain asing Borneo FC Javlon Guseynov kini menjalani Ramadhan ketiganya di Indonesia. Pemain asal Uzbekistan sudah memperkuat Pesut Etam sejak direkrut pada 2019.

Dari tiga kali Ramadan, ini adalah kali kedua bagi Javlon menjalani puasa di tengah kegiatan sepakbola. Saat pertama kali datang pada 2019, Javlon malahan langsung merasakan berkompetisi di Bulan Ramadhan.

Meski sudah didatangkan sejak awal tahun 2019, tapi kompetisi Shopee Liga 1 musim itu molor dan baru digelar pertengahan Bulan Mei. Kebetulan Ramadan 2019 dimulai sejak 5 Mei yang berarti pekan pertama Shopee Liga 1 2019 digelar di tengah-tengah bulan suci umat Islam.

Javlon langsung merasakan kesulitan beribadah puasa sambil bermain dan berlatih sepakbola saat itu. Hanya pada 2020 saja ia bisa khusyuk khusyuk menjalani ibadah tanpa ada agenda latihan atau bertanding.

Pada Ramadan 2020 ia tak bisa pulang ke Uzbekistan karena merebaknya pandemi virus Corona dan pembatasan kedatangan atau kepergian ke atau dari luar negeri. Shopee Liga 1 2020 saat itu vakum dan tak ada kegiatan latihan sepakbola.

Javlon pun cuma bisa beribadah saja pada Ramadan 2020 di Samarinda. Sekarang, ia kembali menjalani Ramadhan 2021 di Samarinda. Klubnya, Borneo, memilih tetap berlatih di Ramadan mulai, Selasa (13/4/2021), meski sudah tersisih dari Piala Menpora 2021.

"Ini jadi tahun kedua saya menjalani Ramadan di Samarinda, Alhamdulilah. Tahun kemarin harus terlewat karena tim diliburkan dan kompetisi dihentikan," kata Javlon dikutip dari laman resmi Borneo.

"Tapi tahun ini berbeda, karena tim sudah latihan. Perbedaan lainnya adalah, kali ini saya puasa di Samarinda didampingi istri," ujarnya menambahkan.

Dikenal sebagai muslim yang taat, Javlon tak masalah dengan jadwal latihan tim di tengah ibadah puasa. Ia tetap menikmati setiap momen, baik itu saat bersama klub atau menjalani kegiatan spiritualnya.

Menurutnya, puasa adalah ibadah wajib yang harus dijalankan. Sementara bermain bola adalah pekerjaan yang juga harus dijalani.

"Makanya saya pikir tak ada masalah latihan di saat puasa. Memang butuh adaptasi, tetapi ini tak akan berlangsung lama. Lagipula ini bukan kali pertama saya alami. Jadi semua dijalani dan dinikmati saja," tutur pemain Team of the Season Shopee Liga 1 2019 itu.

"Semoga Ramadan ini membawa berkah bagi semua dan saya pribadi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk masyarakat Samarinda dan suporter Borneo FC," ucap Javlon mengakhiri.

(cas/aff)