sepakbola

Tanpa Penonton, PSIM Ungguli Semen Padang 2-0

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Tanpa Penonton, PSIM Ungguli Semen Padang 2-0


- detikSepakbola

Yogyakarta - Tanpa dukungan pendukungnya di Stadion Mandala Krida, Sabtu (11/3/2006) PSIM Yogyakarta malah memetik kemenangan. Tamunya Semen Padang pun ditekuknya dengan dua gol tanpa balas.Hasil tersebut sedikit banyak menambah kepercayaan diri pasukan Laskar Mataram saat menjalani partai selanjutnya Liga Indonesia musim ini.Namun posisi PSIM belum aman dari zona degradasi. Hingga laga ke-10, timasuhan Sofyan Hadi ini masih bercokol di posisi 12 dengan koleksi sembilan angka, alias satu strip berada di atas zona degradasi.Bagi Semen Padang sendiri, kekalahan tersebut membuat posisi mereka di papan tengah klasemen semakin mantap. Koleksi 14 angka yang diraih hingga laga ke-10 mereka pun tetap dikantongi tim asal Sumatra itu.Laga di stadion Mandala Krida ini sendiri berlangsung tanpa penonton. Adalah sanksi Komdis PSSI atas insiden pemukulan wasit saat PSIM kontra Arema Malang beberapa waktu lalu yang menjadi penyebabnya.Meski demikian Adolfo Souza cs tampil taktis dan penuh semangat. Dua gol pun berhasil disarangkan PSIM di babak pertama.Adalah Adolfo Souza menjadi pencetak gol pertama PSIM di menit 32 memanfaatkan umpan Seto Nurdiyantoro. Tiga menit berselang giliran Seto yang membobol gawang Semen Padang yang dijaga Wawan Darmawan melalui sontekannya memanfaatkan umpan sundulan Sunday M Seah.Kondisi tertinggal dua gol tersebut membuat tim tamu berusaha memberikan tekanan lebih ke lini pertahanan. Beberapa peluang pun tercipta lewat dua striker asingnya ketika memasuki babak kedua.Mathias menjadi pengancam terbesar gawang PSIM melalui tendangannya di pertengahan babak kedua. Sayangnya nasib baik tidak berpihak pada tim tamu. Beberapa peluang tersebut pun berakhir tanpa gol yang tercipta hingga usai babak pertandingan.Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama PSIM setelah ditangani Sofyan Hadi di musim ini. Tak ayal pelatih berjenggot putih itupun mensyukuri hasil tersebut. Di lain pihak ia juga memberikan acungan jempol kepada pemainnya yang berhasil menahan serangan Semen Padang."Semen Padang menurunkan lima pemain asingnya sehingga saya mencoba memperkuat pertahanan dan berhasil. Saya juga mencoba mengoptimalkan pemain sayap saya," ungkapnya.Sementara Syafrianto, pelatih Semen Padang, memberi kredit poin tersendiri kepada PSIM. Ia juga menyayangkan lini pertahanan timnya yang harus kecolongan dua gol."PSIM berani memainkan bola, sementara kami saat berinisiatif menyerang pertahanan kami lengah," tuturnya seusai pertandingan.
(lom/)











Hide Ads