'Singo Edan' dan 'Macan Kemayoran' Tanpa Gol
Minggu, 12 Mar 2006 20:13 WIB
Malang - Big match Arema Malang versus Persija Jakarta berakhir tanpa ada pemenang. Kedua tim bermain kacamata alias 0-0 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (12/3/2006).Bertarung dengan dukungan penuh dari sekitar 50 ribu suporter fanatiknya, Aremania, tim tuan rumah langsung tampil menekan begitu wasit Supriatin membunyikan peluit pertamanya.Namun, meski sudah mendapat instruksi harus menang dari manajemen, penampilan "Singo Edan" tampak sangat hati-hati. Bahkan baru enam menit gawang mereka yang nyaris dibobol lawan.Dari serbuan dari sayap, striker Frank Seator melakukan aksi menyundul yang membuat penonton menahan nafas. Beruntung bola yang meluncur tidak terlalu deras itu masih melenceng di kanan gawang Arema yang dikawal Achmad Kurniawan.Begitu diserang, Arema, yang tidak diperkuat tiga pilarnya yakni Putu Gede, Erol FX Iba dan Alexander Pulalo, mencoba meningkatkan tempo permainan, Hasilnya, serangan yang dibangun Joao Carlos, Emalue Sergie dan Franco Hita hampir menampakkan hasil. Di menit ke 10, bola melalui sundulan kepala Sergie hampir merobek gawang Persija. Untungnya, Hendro Kartiko dengan sigap dapat menangkap bola dan amanlah gawang Persija. Di babak pertama kedua kesebelasan sebenarnya sama-sama mempunyai peluang untuk meraih poin. Tapi, hingga wasit meniup peluit babak kedua berakhir, hasil kedua kesebelasan tetap imbang 0-0. Permainan kedua tim yang sedikit berjalan agak keras, memaksa wasit mengeluarkan tiga kartu kuning. Dua kartu kuning diberikan kepada pemain Arema, Firman Utina dan Sutaji. Sedangkan satu kartu kuning lainnya diberikan mantan pemain Arema yang mulai musim ini membela Persija, Francis Yonga. Seusai Pertandingan, pelatih Arema Beny Dollo kepada wartawan mengatakan, meski pertandingan berakhir seri, namun permainan anak asuhnya cukup memuaskan karena berhasil menahan imbang tim sebesar "Macan Kemayoran". Meski ia menganggap bagus, namun hasil imbang yang dijalani anak didiknya ini akibat absennya tiga pemain pilar Arema yang tidak dapat turun membela melawan Persija. "Hasil seri bagi kami tidak masalah. Hasil ini, akibat Putu Gede, Erol Iba dan Alex tidak bisa turun. Jadi permainan kita sore ini kurang dapat berjalan bagus," ungkap Beny Dollo. Sementara Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Dharmawan, juga mengatakan hal yang sama tentang permainan kedua tim yang sama bagusnya. Namun ia sedikit menyesal dengan kepemimpinan wasit yang dianggap kurang adil dalam memimpin pertandingan. "Wasit kurang adil dalam memimpin pertandingan karena telah memberi Yonga kartu kuning. Untuk itu kita akan melihat hasil rekaman pertandingan. Kalau hasilnya Yonga tidak layak mendapat kartu kuning, kita akan protes," Jelas Rahmad. (a2s/)











































