PSIS Resmi Pecat Greg
Senin, 13 Mar 2006 22:00 WIB
Semarang - Setelah memecat pelatih Sutan Harhara beberapa waktu lalu, pengurus PSIS Semarang akhirnya juga memecat striker asingnya, Greg Nwokolo. Pengumuman pemecatan itu dilakukan, Senin (13/3/2006) malam.Manajer PSIS Yoyok Sukawi menjelaskan, pemecatan itu dilakukan setelah rapat pengurus sehari sebelumnya. Greg dinilai melakukan banyak kesalahan terkait dengan sikap dan perilakunya selama di PSIS."Ada tiga kesalahan yang dia lakukan. Pertama, berselisih dengan de Porras saat melawan Semen Padang. Kedua, membuat cedera Maman saat latihan di Cilegon. Dan terakhir, ia memukul Tutus (Modestus Setiawan) usai melawan Persijap kemarin," kata Yoyok di kantornya, Jl. Ki Mangun Sarkoro Semarang.Yoyok menyatakan, setiap melakukan kesalahan yang kontraproduktif terhadap tim, Greg selalu ditegur. Namun kesalahan itu tetap saja diulangi. Sehingga mau tidak mau, manajemen terpaksa memecatnya. Kalau Sutan Harhara diberhentikan dengan hormat, maka Greg tidak. Greg dipastikan tidak akan mendapatkan kompensasi apa pun setelah dipecat. Hal itu sudah sesuai klausul kontrak antara manajemen dengannya."Surat pemecatan sudah kita buat. Kita akan sampaikan keputusan ini kepada yang bersangkutan," terang anak Walikota Semarang Sukawi Sutarip ini.Pemecatan Greg membuat skuad PSIS harus bekerja mencari pemain lagi. Dengan jatah tiap klub boleh mempunyai maksimal 5 pemain asing, maka manajemen "Mahesa Jenar" akan mencari pemain asing yang berposisi sebagai striker."Kami belum punya gambaran. Dipikir nanti saja sembari kita menuntaskan masalah yang ada. Untuk pelatih, kami masih mempercayakan pada Bonggo Pribadi. Belum ada rencana merekrut pelatih," ungkapnya.Sekadar diketahui, pertandingan antara PSIS dan Persijap Jepara di Stadion Kamal Djunaedi, Minggu (12/3), kemarin, diwarnai kericuhan. Sebanyak 5 suporter PSIS luka akibat terinjak kawannya sendiri saat terjadi aksi saling lempar antar suporter.Karena kalah, para pemain PSIS berselisih paham. Greg dan Modestus terlibat aksi saling jotos. Beberapa pemain yang ikut emosianal akhirnya bisa diredam oleh manajemen. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1. (key/)











































