PSIM Raih Kemenangan Lagi
Selasa, 14 Mar 2006 19:36 WIB
Yogyakarta - PSIM Yogyakarta kembali meraih kemenangan di stadion Mandala Krida. Laskar Mataram unggul tipis 1-0 atas tamunya Sriwijaya FC lewat gol tunggal Pello Benson dari titik penalti.Kemenangan tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi PSIM karena mereka bisa menjauhi zona degradasi grup satu wilayah barat. Total hingga laga Selasa (14/3/2006) sore tadi, PSIM mengkoleksi 12 poin, hasil dari tiga kemenangan dan tiga kali seri.Torehan tersebut sama dengan perolehan poin Sriwijaya FC yang berada di papan tengah klasemen. Namun PSIM berhak nangkring di posisi yang lebih baik dari tim asal Sumatra itu karena memiliki produktivitas gol yang lebih baik.Meski demikian PSIM sedikit membuat cemas pendukungnya. Pasalnya tim asuhan Sofyan Hadi itu tampil kurang greget dan kurang meyakinkan di babak pertama. Malah tim tamu malah lebih tampil dominan. Untungnya peluang mematikan tidak tercipta dari tim tamu.Memasuki babak kedua PSIM mulai melakukan inisiatif penyerangan. Umpan jauh diselingi dengan aksi individu dan umpan dari kaki ke kaki diperagakan Jaime Sandoval cs. Namun ketatnya barisan pertahanan Sriwijaya FC yang digalang Patricio Jemenor membuat barisan depan PSIM sedikit frustasi.Meski demikian dua peluang sempat tercipta oleh Sunday M Seah lewat tendangannya dari dalam kotak penalti. Sayangnya gol gagal tercipta karena kiper Sriwijaya FC yang juga tulang punggung timnas U-23 Ferry Rotinsulu berhasil menggagalkannya.Memasuki menit 60, Pello Benson mendapat kesempatan menendang dari jarak jauh. Namun kembali barisan belakang Sriwijaya FC bisa meredamnya.Tapi bola belum menjauh dari kotak penalti Sriwijaya FC dan malah jatuh ke kaki Sunday M Seah. Pemain bernomor punggung 9 ini memilih untuk menggocek bola yang akhirnya membuat Alamsyah Nasution dan Meses Nyeman terpaksa menjatuhkannya di kotak penalti.Wasit pun tidak ragu menunjuk titik 12 pas. Benson yang menjadi algojo pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut sekaligus membuat timnya unggul 1-0.Tertinggal satu bola membuat Sriwijaya FC mengubah strategi permainannya dengan lebih melakukan penyerangan. Sayangnya hingga peluit akhir dibunyikan, kedudukan 1-0 untuk PSIM tetap bertahan.Hasil tersebut pun disyukuri Sofyan Hadi sebagai arsitek PSIM. Namun pelatih dengan jenggot putih ini masih berharap timnya bisa lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya.Sofyan juga mengomentari permainan yang diterapkan anak asuhnya. "Babak pertama kedua tim memang saling menunggu untuk menyerang. Di babak kedua baru PSIM melakukan inisiatif penyerangan. Kami akui sulit untuk membikin gol karena ketatnya pertahanan Sriwijaya FC," tuturnya kepada wartawan.Sementara di kubu tim tamu, pelatih Saimin Diharja mengaku kecewa dengan hasil ini. Ia juga tidak puas dengan kepemimpinan wasit Fiater Ambarita yang dinilainya berat sebelah.Namun hal tersebut tidak mengubah hasil pertandingan. PSIM tetap mereguk kemenangan 1-0 di hadapan pendukungnya sendiri.Foto: Pemain PSIM Yogyakarta saat merayakan gol Pello Benson (Detiksport/Bagus Kurniawan). (ian/)











































