Indonesia Vs Thailand: Ajang Alumni Pelatih di Piala Dunia 2018

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 03 Jun 2021 19:45 WIB
Shin Tae-yong
Shin Tae-yong bereuni dengan Akira Nishino saat Indonesia vs Thailand di kualifikasi Piala Dunia 2022. (Foto: PSSI)
Jakarta -

Indonesia Vs Thailand juga akan menjadi panggung Akira Nishino dan Shin Tae-yong. Keduanya pelatih level top Asia dan alumni Piala Dunia 2018.

Indonesia jumpa Thailand di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pukul 20.45 waktu setempat atau 23.45 WIB. Ini adalah matchday keenam Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G.

Meski kedua tim berada di posisi yang berbeda, sosok pelatih dari masing-masing tim menjadi daya tarik sendiri. Keduanya punya prestasi mengilap di level klub.

Akira Nishino dan Shin Tae-yong sama-sama pernah mengantar timnya juara Liga Champions Asia. Akira Nishino bersama Gamba Osaka 2008, sementara Shin Tae-yong bersama Seongnam Ilhwa Chunma pada 2010.

Fakta menariknya, keduanya juga sama-sama cuma memperkuat satu klub asal negaranya. Malah Akira Nishino cuma pernah bermain untuk Hitachi Soccer Club (cikal bakal Kashiwa Reysol) sepanjang kariernya. Hal itu dikenal dengan istilah one-club man.

Shin Tae-yong memperkuat Ilhwa Chunma (cikal bakal Seongnam FC) dari 1992-2004. Tapi di ujung kariernya ia berkelana ke luar negeri dengan memperkuat Queensland Roar semusim sebelum pensiun.

Karena kepindahannya ke klub Australia itu yang membuat Shin Tae-yong tak berhak mendapat predikat one-club man seperti Akira Nishino. Tapi itu tetap tak mengubah fakta bahwa Shin Tae-yong cuma memperkuat satu klub di asal negaranya.

PATHUM THANI, THAILAND - SEPTEMBER 05: Akira Nishino, manager of Thailand, looks on prior to the FIFA World Cup Asian second qualifier match between Thailand and Vietnam at Thammasat Stadium on September 5, 2019 in Pathum Thani, Thailand. (Photo by Pakawich Damrongkiattisak/Getty Images)Akira Nishino menghadapi Shin Tae-yong. Foto: Pakawich Damrongkiattisak/Getty Images

Di luar itu, masa karier kedua pelatih dimulai di era berbeda. Akira Nishino sudah memulai karier kepelatihannya sejak awal 90-an. Di masa yang sama, Shin Tae-yong masih aktif bermain dan tercatat sebagai pemain muda.

Di level domestik, Akira Nishino pernah mengantar Gamba Osaka juara J.League Division 1 (setara J1 League) 2005. Piala Emperor 2008 dan 2009, J.League Cup (Piala Liga Jepang) 2007, dan Japanese Super Cup 2007.

Shin Tae-yong tak kalah, meski cuma pernah mempersembahkan 1 gelar level domestik. Yakni Piala FA Korea 2011.

Menariknya, kedua pelatih sama-sama merepresentasikan negaranya masing-masing di Piala Dunia 2018. Akira Nishino melatih Jepang, Shin Tae-yong melatih Korea.

Sekarang kedua pelatih sama-sama pindah ke Asia Tenggara. Untuk sementara tim asuhan Akira Nishino masih lebih baik dengan menempati peringkat ketiga dengan torehan 8 poin.

Timnas Indonesia masih menempati peringkat buncit tanpa meraih satu poin pun. Tapi dari lima laga sebelumnya Pasukan Garuda belum ditangani Shin Tae-yong yang baru ditunjuk PSSI pada akhir 2019.

Kontra Thailand akan menjadi laga pertama Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia di laga resmi non uji-coba. Menarik ditunggu kiprah Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong dengan skuad mudahnya melawan Thailand asuhan Akira Nishino yang lebih superior.

(cas/pur)