Jimenez Pupus Kemenangan Arema

Jimenez Pupus Kemenangan Arema

- Sepakbola
Selasa, 28 Mar 2006 18:13 WIB
Jimenez Pupus Kemenangan Arema
Palembang - Arema Malang gagal meraih poin maksimal atas Sriwijaya FC. Sempat unggul hingga akhir babak kedua, "Singo Edan" harus puas dengan tambahan satu nilai setelah Patricio Jimenez menyamakan kedudukan di akhir pertandingan.Hasil imbang ini juga memupus harapan Arema untuk memuncaki klasemen grup barat. Dari 12 pertandingan yang sudah dilakoni, Firman Utina cs sudah mengumpulkan 22 poin hasil 11 kemenangan, empat hasil imbang dan dua kali kalah. Tambahan satu nilai membuat Arema menggeser PSMS Medan di posisi dua.Sementara itu Sriwijaya FC masih tertahan di papan tengah. Dari 12 pertandingan, skuad asuhan Suimin Dihardja meraih poin 16 dari empat kemenangan, tiga kali imbang dan empat kali kalah.Bertanding di kandang sendiri, stadion Gelora Sriwijaya, Rabu (28/3/2006), Sriwijaya FC sebenarnya sempat mengancam lewat tendangan Emeka Okaye yang masih melebar di awal pertandingan. Namun setelah itu Arema justru bisa menguasai jalannya pertandingan. Ancaman pertama ke gawang Sriwijaya datang dari Emaleu Serge. Menusuk dari sayap kanan, tendangan Serge masih terlalu lemah. Sedangkan aksi individu Firman Utina setelah melewati tiga pemain lawan masih bisa dipatahkan kiper Kurniawan sebelum umpan yang dilepaskannya menemui Marthen Tao dan Serge yang sudah menunggu di kotak penalti.Memasuki pertengahan babak pertama Sriwijaya mengubah startegi, umpan-umpan panjang yang diperagakan di awal pertandinagan mulai dirubah dengan bola-bola pendek. Hasilnya cukup menjanjikan.Setidaknya ada tiga peluang emas dimiliki Sriwijaya lewat Novianto, Andy Oddang dan Emeka. Tapi karena kurang tenang dalam penyelesaian, tak ada satupun bola bersarang di gawang Arema.Mulai dapat angin, Sriwijaya melupakan lini pertahanannya. Mereka pun harus membayar mahal kesalahan itu di menit terakhir pertandingan. Dengan aksi individu, Serge mengecoh dua bek tuan rumah sebelum melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya. Bola yang mengarah deras ke gawang tak dapat dihalau kiper Ferry Rotinsulu.Masuk babak kedua, Sriwijaya menggencarkan serangannya. Sementara tim tamu yang dipaksa bertahan di areanya sendiri hanya mengandalkan serangan balik melalui Anthony Jommah Ballah dan Serge.Nico Susanto memulai gelombang Sriwijaya serangan dengan tendangan kerasnya yang masih melebar setelah menerima umpan dari Emeka. Dilanjutkan aksi Odang yang tendangannya kembali tak menemui sasaran.Peluang emas menyamakan kedudukan datang di pertengahan babak kedua. Menerobos dari sektor kiri tendangan Odang bisa di blok Kurniawan, bola yang mental ke tengah kotak penalti sebenarnya bisa disundul ke arah gawang oleh Nico. Sayang bola cuma membentur mistar dan melayang ke luar lapangan.Pendukung tuan rumah akhirnya bersorak lima menit sebelum pertandingan usai. Akibat pelanggaran Andela Atangana atas Iswandi di dalam area penalti, wasit pun tak ragu menunjuk titik putih.Tendangan Jimenez yang ditugaskan menjadi eksekutor sebenarnya mampu diblok oleh Kurniawan. Tapi bola mental yang kembali mengarah ke Jimenez tak disia-siakannya dengan menanduk ke arah gawang yang kosong.Di sisa lima menit pertandingan kedua tim masih melncrkan serangan. Namun skor imbang 1-1 bertahan wasit meniup pluit panjang.Menanggapi protes pemain Arema soal penalti yang didapat timnya, Suimin mengaku kalau timnya pantas mendapat hadiah itu. Selain karena serangan beruntun yang sudah dilancarkn pasukannya, penalti itu disebut Suimin datang karena kesalahan bek Arema."Kami pantas mendapat penalti. Itu adalah hasil serangan beruntun yang kami lancarkan ditambah kurang disiplinnya barisa pertahanan Arema dalam mengawal pergerakan pemain kami," seru Suimin seusai pertandingan. (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads