PSSI Akan Gelar Liga 3 2021, Ada Penyesuaian Format Kompetisi

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 08 Sep 2021 21:47 WIB
Logo PSSI
Foto: Amalia Dwi Septi
Jakarta -

Setelah Liga 1 dan Liga 2, PSSI juga akan menggelar Liga 3 2021. Rencananya tak ada putaran regional yang biasanya digelar karena klub langsung main putaran nasional.

Perencanaan menggelar Liga 3 dihasilkan dari rapat PSSI dengan para Asosiasi Provinsi (Asprov) secara virtual. Pada kesempatan itu, Ketum PSSI didampingi oleh Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan Wasekjen Maaike Ira Puspita.

"Alhamdulillah PSSI bersama seluruh Asprov bisa melakukan pertemuan meski hanya melalui virtual. PSSI mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Asprov yang terus bersemangat memajukan sepak bola Indonesia dengan menjalankan program-program di tengah pandemi COVID-19," kata Iriawan dalam pernyataan resmi federasi.

Saat ini baru Liga 1 2021 yang sudah digelar, selanjutnya giliran Liga 2 2021 akan menyusul untuk digelar pada akhir September. Berbagai penyesuaian terpaksa dilakukan di masa pandemi.

Untuk Liga 3 2021, PSSI memutuskan meniadakan putaran regional Liga 3. Nantinya perwakilan provinsi akan langsung masuk ke putaran nasional. Sementara babak putaran nasional akan diikuti 64 klub.

"Proses perizinan kompetisi di masa pandemi COVID-19 memang tidak mudah, namun tak kenal lelah PSSI mengupayakan perizinan tetap bisa didapatkan," ujar Iwan Bule, sapaan Iriawan.

"Untuk Liga 3 kami harap segera bergulir. Setelah melakukan rapat Komite Eksekutif, kami memutuskan ada 8 klub dari Liga 3 musim ini yang akan lolos ke Liga 2 musim mendatang," ucapnya.

Selain itu untuk kompetisi Piala Soeratin, Piala Pertiwi, dan sepakbola pantai juga menjadi rancangan PSSI untuk digelar tahun ini.

Sementara itu, tak ada pembahasan tentang gelaran Liga 1 Putri. Elite Pro Academy (EPA), yang merupakan kompetisi usia muda, juga tak dibahas. Baik Liga 1 Putri dan EPA memang rencananya ditiadakan untuk musim 2021 ini.

"Kami juga akan segera melaksanakan program workshop dengan sekretaris Asprov dan direktur kompetisi setiap Asprov untuk membahas hal-hal teknis terkait program kompetisi, pengembangan dan lain-lainnya," ucap Iwan Bule.

"Seluruh Asprov-asprov ini merupakan jantung utama PSSI dalam mengembangkan sepak bola Indonesia," tuturnya mengakhiri pernyataan.

(krs/nds)