Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Airlangga: Akan Terus Kita Evaluasi

Eqqi Syahputra - Sepakbola
Selasa, 28 Sep 2021 18:45 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Golkar
Jakarta -

Pemerintah mengizinkan pelaksanaan Liga 2 Sepak Bola Indonesia yang akan diadakan di Jawa dan di Luar Jawa, yakni Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, dan Palangkaraya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian IndonesiaAirlangga Hartarto menegaskan kegiatan ini akan bergulir tanpa penonton.

Terkait apakah penonton nantinya dapat datang secara langsung ke venue pertandingan seiring berjalannya waktu, Airlangga menjelaskan hal tersebut akan dikaji dalam jumlah prototipe yang kecil.

"Seiring pertandingan berjalan, kita akan terus menguji, tes, dan evaluasi, termasuk evaluasi dari PON Papua. Kita lihat efek ke depannya seperti apa karena Liga 2 ini bergulir hingga bulan Desember," ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers Hasil Pertemuan Menko Perekonomian RI dan Menpora RI dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Selasa (28/9/2021).

Selain itu, Airlangga menuturkan pelaksanaan Liga 2 di Palembang dan Pekanbaru relatif dapat terkendali, karena sudah memasuki level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga relatif dapat terkendali.

"Sedangkan Balikpapan dan Palangkaraya masih di level 3. Sedangkan level provinsi baik itu Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur levelnya sudah 1," ucap Airlangga.

Airlangga menambahkan, penyelenggaraan Liga 2 ini juga akan menerapkan pengalaman penyelenggaraan Liga 1, yakni kompetisi yang akan diselenggarakan dengan prokes ketat. Baik itu PCR maupun tes antigen pada setiap kali memasuki venue bagi kurang dari 300 pemain, official, wasit, dan panitia, dengan titik masuk yang terkendali sehingga pencegahan isolasi dapat segera dilakukan.

"Ini dilakukan untuk kegiatan sepak bola yang merupakan ajang untuk prestasi, apalagi kita akan jadi tuan rumah untuk U-20 di tahun 2023," ujar Airlangga.

Airlangga juga mengungkapkan adanya multiplayer effect dari diizinkannya Liga 2 ini. Pertama dari segi ekonomi, karena faktor ekonomi saat melaksanakan prokes tentu akan berbeda karena diselenggarakan tanpa penonton, namun menurutnya kompetisi harus tetap dimulai.

"Olahraga ini juga menjadi ajang prestasi, kemudian prokes kesehatan jadi contoh di kegiatan olahraga yang lain, dan yang keempat, dengan adanya live streaming tentu akan jadi hiburan bagi masyarakat," tambah Airlangga.

Selain Liga 2, Airlangga menjelaskan terdapat kegiatan World Superbike tanggal 19-21 November di sirkuit Mandalika. Pihaknya juga sedang cek lapangan sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang mengimbau memberi akses penonton 20-25% ke ajang Balapan tersebut.

"Persyaratan agar ada penonton adalah masyarakat sekitar lokasi kegiatan sudah melengkapi dosis vaksin 1 sebanyak 70%, serta pengunjung yang ingin menonton pertandingan dipersyaratkan sudah vaksin 2 kali," pungkas Airlangga.



Simak Video "Airlangga-Cak Imin Jalan Santai Bareng, Bangun Koalisi 2024?"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/krs)