Performa Tim Melempem, Dirut PSS Realistis di BRI Liga 1

Jauh Hari Wawan - Sepakbola
Sabtu, 30 Okt 2021 18:20 WIB
Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Foto: Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Struktur direksi PT Putra Sleman Sembada (PSS) yang menaungi klub PSS Sleman dirombak. Beberapa posisi seperti Dirut kemudian diganti.

Kini, di bawah bos baru yakni Andy Wardhana Putra sebagai Dirut PT PSS beberapa kebijakan manajemen lama kemudian direvisi. Target finish 5 besar klasemen akhir Liga 1 juga ikut direvisi.

Tentu Andy punya pertimbangan dengan merevisi target masuk 5 besar itu. Melihat kondisi tim yang sedang limbung, mantan Direktur Keuangan itu ingin realistis. Bisa bertahan di Liga 1, syukur-syukur finish 10 besar.

"Mungkin ada sedikit revisi, seperti sebelumnya kita canangkan target 5 besar (klasemen). Tapi kalau realistis sekarang berat 5 besar," kata Andy kepada wartawan, Sabtu (30/10/2021).

Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra (Jauh Hari Wawan S/detikcom)Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra (Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Saat ini PSS tengah berjuang untuk bangkit. Posisi Super Elja pun berada di papan bawah. Poin Bagus Nirwanto dkk yakni 8 dari 8 laga. Sama dengan poin Persik Kediri dan Barito Putera.

Otomatis, posisi Laskar Sembada tidak aman. Sorotan tajam dari suporter kemudian dialamatkan ke pelatih Dejan Antonic.

Pria asal Serbia itu dituding tidak becus menangani tim dan jadi biang kerok melempemnya performa tim. Suporter pun meminta agar mantan pelatih Persib Bandung itu dipecat.

Akan tetapi, manajemen di bawah Andy Wardhana tidak bisa semerta-merta memecat Dejan. Ia meminta kepada suporter agar menunggu setidaknya sampai seri 2 BRI Liga 1 selesai.

"Untuk Dejan, menyambung dari Dirut sebelumnya, kami akan evaluasi (kinerja Dejan) sampai akhir seri 2. Baru kami akan memberikan keputusan final," tegas Andy.

(aff/raw)