FIFA Audit Bantuan untuk PSSI

FIFA Audit Bantuan untuk PSSI

- Sepakbola
Jumat, 21 Apr 2006 02:38 WIB
Jakarta - Dalam memberi bantuan dana kepada PSSI, FIFA melakoninya dengan serius. Badan sepakbola dunia itu tengah berencana mengaudit bantuan keuangan yang diberikannya kepada PSSI.Saat ini audit independen telah disewa khusus oleh FIFA guna mengaudit penggunaan keuangan dari paket bantuan untuk Financial Assistance Program (FAF), yakni program bantuan untuk pembangunan dan pengembangan sepakbola di negara-negara berkembang.Menurut keterangan Direktur Keuangan PSSI Achsanul Qasasi, bantuan FIFA untuk FAP setiap tahunnya berjumlah sebesar US$ 250 ribu. Paket bantuan ini diberikan untuk kelancaran program-program pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia di masing-masing negara anggotanya.Dari bantuan sebesar US$ 250 ribu yang diberikan untuk tahun 2006 ini, yang dikucurkan baru sekitar US$150 ribu yang turun dalam dua termin. "Termin pertama US$ 100 ribu, yang kedua US$ 50 ribu," ujar Achsanul di Jakarta, Kamis (20/4/2006).Beberapa akuntan dari kantor akuntan publik independen EPPS sejak beberapa hari terakhir "memelototi" laporan-laporan rincian keuangan yang disampaikan Achsanul Qasasi dari pemakaian bantuan tersebut selama ini. "Adanya audit independen ini malah bikin saya senang, sebab kita menjadi lebih berhati-hati," kata ketua umum PSJS itu.Menurut Achsanul, azas tranparansi yang diterapkan kepengurusan PSSI saat ini langsung berpengaruh terhadap kondisi keuangan PSSI. Penataan cash-flow dan perencanaan prioritas program membuat penggunaannya oleh PSSI semakin membaik.Achsanul juga mengatakan, membaiknya cash-flow PSSI juga tak terlepas dari adanya kucuran dana yang dihasilkan dari pos fee agen pemain asing. Jika pada tahun lalu pemasukan dari pos ini tidak ada, kini ditargetkan adanya pemasukan sebesar Rp 800 juta."Tahun lalu pemasukan dari pos ini nol, tetapi sekarang ke kas kita sudah masuk dana sekitar Rp 400 juta, itu baru dari putaran pertama kompetisi Liga Djarum," tambahnya. Adanya pemasukan dari fee agen pemain asing itu juga tak terlepas dari sikap tegas namun terbuka yang diterapkan oleh pengurus terhadap para agen pemain asing tersebut. "Ternyata kalau kita mau bersikap tegas namun transparan mereka (para agen pemain asing) menuruti kok," katanya.Beberapa nama agen pemain asing yang kooperatif antara lain Jules Dennis Onana dari agen Mutiara Hitam, Eddy Syahputra dari Ligina Sportindo, Jaime Rojas dari Jima Sport, dan Sanchez dari Sanchez Goal. Kas PSSI juga lumayan terisi oleh dana-dana dari pembayaran denda yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Menurut keterangan, dana hasil pembayaran denda Komdis itu sekarang ini jumlahnya juga sudah hampir mencapai Rp 400 juta. Itu baru dari pembayaran denda para pelanggar kedisiplinan pada putaran pertama kompetisi Liga Djarum dan Divisi I. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads