Insiden Injak Leher di Liga 3, Wali Kota Magelang Prihatin

ADVERTISEMENT

Insiden Injak Leher di Liga 3, Wali Kota Magelang Prihatin

Eko Susanto - Sepakbola
Selasa, 02 Nov 2021 16:40 WIB
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (batik) membesuk pemain PPSM Sakti Magelang, Santino Berti di RSUD Tidar Kota Magelang. (foto: Eko Susanto/detikcom)
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (batik) membesuk pemain PPSM Sakti Magelang, Santino Berti di RSUD Tidar Kota Magelang ( Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Laga perdana Liga 3 PPSM Sakti Magelang vs Persak Kebumen diwarnai insiden injak leher. Wali Kota Magelang ikut angkat bicara.

PPSM Sakti Magelang vs Persak Kebumen di Stadion dr Moch Soebroto Kota Magelang, diwarnai insiden, Senin (1/11). Pemain gelandang PPSM Magelang, Santino Berti terinjak di bagian dada oleh pemain Persak Kebumen Tri Hartanto hingga dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan pantauan detiksport, pemain PPSM Magelang, Santino Berti dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang. Berti dirawat di ruang Aster Lantai 3 RSUD Tidar Kota Magelang.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin bersama Ketua PSSI Askot Magelang, Joko Budiyono, membesuk Berti di RSUD Tidar Kota Magelang.

"Ya kita ikut prihatin terjadi insiden seperti itu. Ya mudah-mudahan si Berti, pemain kita dari PPSM segera sembuh dan semuanya harus sabar. Wong permainan mesti ada seperti itu. Sing penting kita harus sportif," ujar Aziz usai membesuk di RSUD Tidar Kota Magelang, Selasa (2/11/2021).

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (batik) membesuk pemain PPSM Sakti Magelang, Santino Berti di RSUD Tidar Kota Magelang. (foto: Eko Susanto/detikcom)Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (batik) membesuk pemain PPSM Sakti Magelang, Santino Berti di RSUD Tidar Kota Magelang. (Eko Susanto/detikcom)

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin mengimbau, semua pihak untuk menyikapi kejadian tersebut dengan tetap sabar.

Untuk itu, agar semuanya tetap menjaga kondusivitas agar gelaran sepakbola liga 3 di Kota Magelang berjalan lancar, aman dan sukses.

"Kami mengimbau untuk semua pihak, pemain dan suporter PPSM tetap kepala dingin, menyikapi kejadian kemarin tetap sabar. Yang paling penting kita tetap jaga kondusivitas wilayah biar pergelaran sepakbola liga 3 di Kota Magelang ini sukses, aman, lancar dan ini akan menjadi prestasi tersendiri buat Kota Magelang," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PSSI Askot Magelang, Joko Budiyono menambahkan, kalau insiden semacam itu bisa saja terjadi di dunia sepakbola. Kini harapannya, Liga 3 bisa jalan terus.

"Selaku Ketua Askot, saya terima kasih Liga 3 sudah bisa dilaksanakan di Kota Magelang atas izin Pak Wali dan Kapolres. Hanya ada insiden kecil ini nggak usah terlalu dipermasalahkan dan ini biasa di dalam permainan bola sehingga nanti kita harapkan Liga 3 tetap bisa jalan. Bisa nanti menumbuhkan, membangkitkan lagi olahraga sepakbola di Kota Magelang," pungkasnya.

(aff/cas)