Insiden Pemukulan Pemain PSMS Medan
Brajamusti Berikan Klarifikasi
Selasa, 25 Apr 2006 16:01 WIB

Yogyakarta - Merasa dirugikan oleh pemberitaan media massa, Brajamusti mengelar jumpa pers. Fans PSIM Yogyakarta ini memberikan klarifikasi mengenai insiden pemukulan terhadap pemain PSMS Medan beberapa waktu lalu.Nama Brajamusti memang sempat tercoreng saat terlibat aksi pemukulan terhadap Bona Simanjuntak, gelandang PSMS, Selasa (18/4/2006) lalu. Buntutnya, kubu PSMS melaporkan hal ini kepada Badan Liga Indonesia (BLI).Insiden tersebut sempat menarik perhatian media massa lokal maupun nasional. Brajamusti yang dipresideni Agung Damar menilai pemberitaan di media terbilang menyudutkan pihaknya."Kejadian ini mencoreng nama Brajamusti," ungkapnya saat menemui wartawan di restoran Ayam Bakar Wong Solo, Jln Timoho Yogyakarta, Selasa (25/4/2006) didampingi oleh pengurus besar Brajamusti."Jumpa pers ini digelar untuk memberikan kejelasan mengenai insiden pemukulan pemain saat latihan PSMS Medan beberapa waktu lalu," tambah jurubicara Brajamusti yang juga sekaligus bendahara II Kelik.Lebih lanjut pihak Brajamusti menjelaskan bahwa aksi pemukulan ini sebenarnya diawali oleh tindakan tidak profesional dua pemain PSMS, Mahyadi Panggabean dan Bona sendiri.Kedua pemain tersebut, menurut versi Brajamusti, melakukan aksi kekerasan terlebih dahulu kepada pendukung PSIM. Menurut saksi Heru G dari korps musik Brajamusti, Mahyadi terpancing emosinya dan melakukan penyerangan kepada rekannya yang kemudian disusul pemukulan Bona kepada seorang anak kecil. Hal tersebut membuat kubu Brajamusti membalas aksi tersebut dengan pemukulan kepada Bona.Diungkapkan kubu Brajamusti, bahwa anak kecil berusia 13 tahun yang terluka, Rechli Zain Kurniawan, mengalami memar pada pipi kanannya.Karena kasus ini, ancaman sanksi diterima PSIM dari Komisi Disiplin PSSI. Kubu Brajamusti yang secara langsung ikut ambil bagian dalam insiden tersebut berencana untuk membantu PSIM memberikan bukti-bukti pembelaaan."Bukti visum dan data-data lainnya, seperti laporan ke pihak kepolisian akan kami kirimkan ke BLI," tutur Agung Damar lagi.Menurut informasi yang diperoleh dari pihak Brajamusti, pihak Komdis PSSI menjadwalkan sidang mereka Kamis (27/4/2006) nanti.Foto: Brajamusti tak ingin kecewakan PSIM Yogyakarta (Detiksport/Bagus Kurniawan) (ian/)