Juli, Stadion GBK Senayan Soft Opening

Juli, Stadion GBK Senayan Soft Opening

- Sepakbola
Rabu, 26 Apr 2006 21:15 WIB
Jakarta - Jika tidak ada aral melintang maka pada pada medio Juli mendatang, renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan akan selesai. Ajang Piala Kemerdekaan bakal jadi ajang perdana Stadion GBK dengan muka baru.Dijelaskan Ketua Task Force (badan yang menangani renovasi GBK-red) Djohar Arifin Husin, rencananya stadion yang pernah menjadi yang terbesar untuk kawasan Asia tersebut secara resmi akan diperkenalkan (launching) kepada publik pada pertengahan Agustus, melalui penyelenggaraan ajang Piala Kemerdekaan."Proses renovasi hingga tanggal 26 April ini memang baru 40 persen, tetapi dengan progress yang kami miliki sekarang ini, akhir Juli proses renovasi tersebut sudah rampung," jelas Djohar yang juga menjabat sebagai Deputi IV Bidang Pemberdayaan Olahraga Menegpora ini kepada wartawan di Senayan, Rabu (26/4/2006).Renovasi atau revitalisasi SUGBK ini baru dimulai pertengahan Januari 2006 dengan anggaran biaya sebesar Rp 80 miliar, dari Direksi Pengelola Gelora Bung Karno dan pihak swasta yang dikoordinir oleh PT KADI. Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) sejak awal memang sudah mentargetkan agar proses renovasi SUGBK bisa diselesaikan Juli 2006, atau jelang setahun sebelum dilangsungkannya putaran-final Piala Asia 2007 tersebut.Dari keterangan bersama Sekjen PSSI Nugraha Besoes dan Ketua Bidang Luar Negeri Dali Tahir, PSSI sebagai Local Organizing Committee (LOC) putaran-final Piala Asia di Jakarta sejauh ini tetap juga optimistis jika Indonesia bisa ditunjuk sebagai tuan rumah dari pertandingan final Piala Asia yang secara keseluruhan akan diselenggarakan 9 hingga 29 Juli 2007 tersebut."Tanggal 4 Mei nanti wakil dari AFC akan melakukan peninjauan ke empat venues yang sudah ditetapkan sebagai tuan rumah perempat-final, yakni Indonesia, Vietnam, Thaland dan Malaysia. Pada kesempatan itu kita akan mencoba meyakinkan pihak AFC bahwa Indonesia juga layak untuk dipilih sebagai tempat pertandingan final," ungkap Sekjen PSSI Nugraha Besoes di sela-sela peninjauan proses renovasi stadion.Renovasi SUGBK yang menelan biaya total Rp 80 miliar ini dilakukan untuk 17 items, terdiri dari fasilitas umum, fasilitas atlet atau pemain, media, VIP, dan perlengkapan lainnya. Menurut keterangan Ir.Timmy Setiawan, dari renovasi pada 17 items itu, belum ada satu item pun yang bisa dikatakan selesai 100 persen.Termasuk untuk pembuatan scoring-board elektrik yang kemungkinan besar baru tiba di Jakarta pada pekan kedua Agustus. "Scoring-board ini dipesan khusus dari Amerika," tandas Nugraha. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads