Promosi ke Liga 1, Rans Cilegon FC Jawab Kritik!

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 27 Des 2021 21:30 WIB
Rans Cilegon FC promosi ke Liga 1 2022 setelah menang atas PSIM Yogyakarta pada laga semifinal Liga 2 2021. Klub milik Raffi Ahmad itu menang dengan skor 3-0.
Promosi ke Liga 1, Rans Cilegon FC Jawab Kritik! (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Hamka Hamzah puas mengantar Rans Cilegon FC promosi ke Liga 1. Sebelumnya tim milik Raffi Ahmad banyak dicap sebagai pembuat konten ketimbang klub sepakbola.

Rans Cilegon promosi ke Liga 1 setelah menang atas PSIM Yogyakarta pada laga semifinal Liga 2 2021. Klub milik Raffi Ahmad itu menang dengan skor 3-0, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/12/2021).

Saat pertama kali diperkenalkan, banyak yang meremehkan Rans. Dengan membeli lisensi Cilegon United, klub kemudian diubah wajahnya sedemikian rupa.

Masuknya Raffi Ahmad membuat aktivitas digital klub begitu berwarna. Tapi langkah itu tak sedikit mengundang cibiran karena dianggap lebih mengutamakan dunia maya ketimbang menjaga marwah sepakbola itu sendiri.

Perlahan-lahan Rans mampu bicara banyak dari yang sebelumnya sempat kesulitan di fase grup Liga 2. Mereka terus melaju dari fase grup, Babak 8 Besar, dan kini menang di semifinal untuk melaju ke final.

Hamka Hamzah menjadi salah satu pemain yang sering disindir. Ia disebut cuma main-main di Rans dan dianggap sudah tak punya motivasi lagi.

"Alhamdulillah bisa lolos ke Liga 1, saya juga mungkin mau sedikit cerita. Dari awal AA Raffi (Raffi Ahmad) memberikan tanggung jawab besar kepada saya bahwa tim ini harus bisa meraih prestasi," kata Hamka Hamzah saat memberikan keterangan seusai laga.

"Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, pemain yang (baru) didatangkan juga bisa langsung akrab dengan pemain lama dan saling membantu. Plong rasanya, banyak yang meragukan karena saya sudah tua, sudah habis, saya youtuber, tim konten. Alhamdulillah itu terpatahkan," ujarnya.

Menariknya, Hamka Hamzah ternyata dalam kondisi cedera saat memainkan laga melawan PSIM. Ia sebenarnya tak diizinkan dokter tim untuk bermain.

Tapi ia mau berkontribusi dalam laga bersejarah buat Rans. Hasilnya manis, pengorbanannya berbuah kemenangan dan Rans lolos ke final sekaligus merebut 1 tiket promosi ke Liga 1.

"Dokter bilang saya tidak bisa bermain karena lutut saya ACL robek, masak saya harus operasi yang ke-5 kalinya," tuturnya.

"Hamka cedera dari pertandingan terakhir, secara medis tak boleh main. Saya konsultasi ke dokter dan Hamka juga bilang mau main karena mau menjadikan pertandingan bersejarah. Kondisinya dia cuma 60-70 persen, jadi saya terima kasih ke Hamka," ucap Pelatih Rans, Rahmad Darmawan, yang menimpali pernyataan Hamka.

(aff/pur)