Masih Waspadai Indonesia, Thailand Takkan Kasih Kendor di Leg Kedua

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 30 Des 2021 11:28 WIB
Thailands head coach Alexandre Polking (2nd R) celebrates with his team after winning the first leg of the AFF Suzuki Cup 2020 football final match against Indonesia at the National Stadium in Singapore on December 29, 2021. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)
Polking (kanan) merayakan kemenangan timnya atas Indonesia di leg pertama Final Piala AFF 2020. Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN
Singapura -

Kemenangan 4-0 atas Indonesia di leg pertama Final Piala AFF 2020 membuat Thailand selangkah lebih dekat dengan gelar juara. Meski begitu, pelatih War Elephants Alexandre Polking enggan jemawa dan tetap mewaspadai Witan Sulaeman dkk di leg kedua.

Thailand unggul segala-galanya di dalam laga yang berlangsung di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam kemarin. Mulai dari penguasaan bola (66 persen), jumlah tembakan (19 shots), hingga jumlah umpan (536) yang dua kali lipat lebih banyak dari Indonesia.

Empat gol sukses bersarang di gawang Nadeo Agrawinata, masing-masing lewat Chanathip Songkrasin (dua kali), Supachok Sarachart, dan Bordin Phala. Indonesia remuk redam.

Hasil ini memudahkan langkah Thailand menuju gelar juara Piala AFF keenam kalinya sepanjang sejarah, menajamkan rekor mereka di Asia Tenggara. Bisa dibilang, satu tangan mereka sudah menggenggam trofi.

Namun Polking tak mau meremehkan Indonesia meski timnya sudah menang besar. Leg kedua pada 1 Januari nanti harus dituntaskan dengan sebaik-baiknya, dan tak memberikan kesempatan bagi Asnawi Mangkualam dkk untuk membalikkan keadaan.

"Kami tak mau memberikan kesempatan (comeback) itu untuk Indonesia," ujar Polking seusai laga, dikutip Antara.

"Saya belum berpikir pertandingan final ini sudah selesai. Kita sudah pernah melihat ada tim terbaik dengan pemain terbaik di dalamnya yang kalah ketika sudah menang 4-0."

"Agar situasi tidak diinginkan tak terjadi, kami harus mempersiapkan diri dengan baik, memulihkan diri dengan benar. Kami juga mau mengecek kondisi pemain yang cedera. Intinya, kami akan berlaga di leg kedua dengan konsentrasi penuh," jelas Polking.

Situasi comeback sedramatis itu pernah hadir di Liga Champions 2016/17, saat Barcelona menang 6-1 atas Paris Saint-Germain di leg kedua 16 besar, padahal Lionel Messi dkk sudah kalah 0-4 di leg pertama. Mampukah Indonesia mengikuti jejak serupa dan mengalahkan Thailand?

[Gambas:Opta]

(adp/yna)