Final Piala AFF: Misi Evan Dimas dan Timnas Lakukan Penebusan di Leg II

ADVERTISEMENT

Final Piala AFF: Misi Evan Dimas dan Timnas Lakukan Penebusan di Leg II

Mercy Raya - Sepakbola
Jumat, 31 Des 2021 13:43 WIB
SINGAPORE, SINGAPORE - DECEMBER 12: Evan Dimas Darmono #6 of Indonesia celebrates after scoring his teams fifth goal as Loungleuang Keophouvong #25 of Laos reacts during the second half of their AFF Suzuki Cup Group B game at Bishan Stadium on December 12, 2021 in Singapore. (Photo by Yong Teck Lim/Getty Images)
Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, ingin melakukan penebusan di leg II final Piala AFF 2020.(Foto: Getty Images)
Jakarta -

Timnas Indonesia tampil buruk melawan Timnas Thailand di leg I final Piala AFF 2020. Evan Dimas Darmono mempunyai misi menebus performa itu di leg II.

Peluang Indonesia menjuarai Piala AFF 2020 memang tipis. Namun, Skuad Garuda tetap bertekad menyelesaikan pertandingan dengan hasil baik.

Evan menyatakan hal itu sekaligus sebagai bentuk janjinya setelah gagal membawa Indonesia meraih kemenangan dari Thailand pada leg I final Piala AFF, Rabu (29/12/2020). Saat itu, Garuda ditaklukkan Gajah Perang dengan skor telak 0-4 yang digelar di National Stadium, Singapura.

Indonesia masih memiliki kesempatan terakhir di lega II final yang berlangsung Sabtu (1/1/2022). Jika Indonesia bisa meraih kemenangan dengan margin lima gol, maka gelar tersebut bisa diraih untuk kali pertama. Evan Dimas bertekad bisa mewujudkannya.

"Pertama memang kita semua tahu (hasil kemarin) tidak sesuai harapan dan kami sedih," kata Evan dalam jumpa pers virtual jelang laga leg II final Piala AFF 2020, pada Jumat (31/12/2021).

"Saya sebagai pemain profesional akan menyelesaikan pertandingan Piala AFF dengan profesional. Kami harus menyelesaikan leg kedua dengan rasa haus dan rasa lapar kemenangan. Leg pertama harus kami lupakan dan menebusnya di leg kedua," ujarnya.

Lebih jauh, Evan menambahkan, perihal pencapaian Timnas Indonesia di Piala AFF tahun ini. Ia bersyukur atas kerja keras seluruh pemain dan tim kepelatihan sehingga Timnas Indonesia mampu keluar sebagai juara grup.

"Saya mengucapkan terima kasih karena meskipun di grup kita tidak bagus tapi kerja keras tim pelatih dan pemain sehingga kami bisa mendapat peringkat satu di grup," Evan mengungkapkan.

"Seperti kata Coach Shin Tae-yong banyak pemain muda sehingga tidak mudah. Tapi kita ambil sisi positifnya bahwa ke depan akan menjadi kemajuan untuk sepakbola Indonesia," kata Evan menambahkan.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT