Freeport Belum Cairkan Bonus Rp 1 M, Tim Sepakbola Papua Kecewa!

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 10 Jan 2022 03:42 WIB
PON Papua 2021
Tim sepakbola Papua di PON bersama Tony Wenas (kedua dari kiri). (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Tim sepakbola Papua dijanjikan bonus Rp 1 miliar oleh Freeport Indonesia. Setelah tiga bulan yang lalu menjadi juara di PON Papua 2021, bonus itu tak kunjung cair.

Papua berhasil menjadi juara di Pekan Olahraga Nasional (PON). Tim besutan Eduard Ivakdalam menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Aceh 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (14/10/2021).

Sehari setelah menjadi juara, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyambangi para pemain sepakbola Papua yang menjadi juara di PON. Dia berujar bahwa Freeport memberikan bonus Rp 1 miliar demi memotivasi pemain agar terus giat berlatih.

Skuad sepakbola Papua di PON ternyata baru mendapatkan Rp 1 miliar dalam bentuk papan simbolis. Setelah menanti selama tiga bulan, bonus nyata berupa uang itu tak kunjung terlihat.

Para pemain merasa seperti cuma diberi janji manis. Kekecewaan pada akhirnya tak terelakkan dan merasa seperti ditipu.

"Perwakilan Freeport yang datang ke tempat pemain bapak Tony Wenas. Kami dijanjikan bonus Rp 1 miliar, tapi sampai sekarang kami belum dapatkan bonus itu," kata gelandang Benny Wonda Kogoya kepada detikSport dalam sambungan telepon, Minggu (9/1/2022) malam WIB.

"Sebagai pemain, kami sedih dan kecewa kepada Freeport punya janji. Kami jadi berpikir ini janji bonus betul atau tidak? Freeport kalau janji kasih bonus, ya berarti harus kasih secepatnya."

"Freeport ini perusahaan besar. Rp 1 miliar ini harusnya bisa cepat karena itu uang kecil untuk perusahaan besar. Jangan sampai Freeport tipu orang Papua," Benny menegaskan.

Sejauh ini tim sepakbola Papua di PON baru mendapatkan bonus dari Erick Tohir sebesar Rp 250 juta. Pemprov Papua juga sudah mengeluarkan bonus tak lama Benny dkk. menjadi juara.



Simak Video "Berkah PON XX, Potensi Pariwisata Papua Kini Mulai Terpetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)